Kamis, 21 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

KERJASAMA BILATERAL
Sabtu, 10 Maret 2018 17:59 WIB

Perancis Dan India Tandatangani Kesepakatan Keamanan


Modi, PM India meniadakan protokol dan menerima Macron dan istrinya di bandara (AFP)

Bisnisnews.id - Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari Sabtu 10 Maret mengatakan bahwa hubungan pertahanan dengan India telah mencapai tingkat tertinggi setelah kedua negara menandatangani sebuah kesepakatan keamanan kunci untuk Samudra Hindia melawan pengaruh China yang berkembang di wilayah tersebut.

"Kerja sama pertahanan antara kedua negara sekarang memiliki makna baru," kata Macron dengan Perdana Menteri Narendra Modi berdiri di sisinya.

Berdasarkan kesepakatan tersebut, India dan Prancis akan membuka pangkalan angkatan laut mereka untuk kapal perang satu sama lain, sebuah langkah yang dipandang sebagai usaha untuk melemahkan ambisi teritorial China.

"Bagian yang kuat dari keamanan kita dan stabilitas dunia dipertaruhkan di Samudera Hindia," kata Macron.

"Samudera Hindia, seperti Samudra Pasifik, tidak bisa menjadi tempat hegemoni," tambahnya dalam referensi yang jelas ke China.

Modi, yang menyambut baik Macron pada hari Jumat (9/2), mengatakan bahwa kesepakatan tersebut sangat penting karena wilayah Samudera Hindia akan memainkan peran sangat penting di masa yang akan datang.

Komentar dari para pemimpin mengikuti serangkaian kesepakatan yang ditandatangani oleh kedua negara di bidang pertahanan, ruang udara dan energi bersih.

"Dari tanah ke langit, tidak ada subjek dimana India dan Prancis tidak bekerja sama," kata Modi.

Sebuah kesepakatan teknis juga ditandatangani untuk proyek tenaga nuklir berskala Prancis di Jaitapur. Maharashtra barat.

Sumber di kepresidenan Prancis mengatakan kepada AFP bahwa mereka optimis akan kesepakatan akhir yang ditandatangani sebelum akhir tahun ini.

Perjanjian kerangka kerja senilai 9,3 miliar dolar untuk 6 reaktor nuklir ditandatangani saat berkunjung ke India pada tahun 2010 oleh Presiden Nicolas Sarkozy.

Namun proyek tersebut kemudian mengalami tentangan keras dari para pemerhati lingkungan yang peduli dengan aktivitas seismik di wilayah tersebut dan kekhawatiran tentang keamanan tenaga nuklir setelah terjadinya bencana nuklir Fukushima di Jepang. (marloft)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Okupansi Mudik Gratis Menccapai 70 Persen

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, okupansi peserta mudik gratis dalam arus balik ini sudah mencapai 75 persen "Saya bersyukur ada gelombang ketiga daripada mudik gratis, menggunakan kapal dari Jawa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
ANGUTAN LEBARAN
Arus Balik Melalui Penyeberangan Bakauheni Baru Mencapai 40 Persen

Bisnisnews.id - Sebanyak 386.676 penumpang sudah kembali dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak atau sekitar 40 persen dari total jumlah penumpang yang mudik melalui lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni. Total penumpang . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
SIDAK
Pelabuhan Wajib Melaksanakan Standar Keselamatan

Bisnisnews.id - Pasca tragedi Danau Toba yang menenggelamkan para penumpang KM Sinar Bangun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi instruksikan seluruh pelabuhan di Indonesia wajib melaksanakan ketentuan berlayar. Instrksi itu . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
Pihak Yang Terlibat Kecelakaan KM Sinar Bangun Akan Dipidanakan, Ratusan Korban Belum Ditemukan

 " Para Korban KM Sinar Bangun diperkirakan sudah bergeser tiga sampai empat kilo meter dari lokasi kejadian.Tim penyelam Basarnas  mengalami kesulitan karena pada kedalaman 50 meter belum menemukan para korban. Air . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 20 Juni 2018
BOLA
Beruang Merah Hentikan Lajur Salah

Bisnisnews.id - Timnas Rusia menjadi mimpi buruk Mohamed Salah, setelah tim Beruang Merah berhasil menekuk timnas Mesir 3-1 pada pertandingan fase Grup A Piala Dunia 2018 di Stadion Saint Petersburg, Rabu (20/6/2018).   Gol . . .
Selengkapnya