Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

STUDI
Senin, 12 Maret 2018 10:25 WIB

Impor Senjata Meningkat Ke Timur Tengah Dan Asia Akibat Perang


Arab Saudi yang berperang melawan pemberontak Syiah Houthi adalah pengimpor senjata terbesar kedua di dunia setelah India, menurut Stockholm International Peace Research Institute (AFP)

Bisnisnews.id - Senjata impor ke Timur Tengah dan Asia telah meningkat pesat dalam lima tahun terakhir, akibat perang dan ketegangan di wilayah tersebut, studi baru menunjukkan pada hari Senin 12 Maret.

Pada periode tahun 2013 dan 2017, impor senjata ke Timur Tengah meningkat lebih dari dua kali lipat, melonjak 103 persen dibandingkan dengan periode lima tahun sebelumnya, Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) menghitung.

Dan Timur Tengah menyumbang 32 persen dari seluruh impor senjata di seluruh dunia.

SIPRI, sebuah lembaga independen, memantau volume pengiriman senjata selama periode lima tahun untuk menghilangkan fluktuasi jangka pendek.

Arab Saudi yang melakukan perang melawan pemberontak Syiah Houthi yang didukung oleh saingan regionalnya Iran adalah pengimpor senjata terbesar kedua di dunia setelah India, kata SIPRI.

Amerika Serikat menyumbang 61 persen impor senjata ke Arab Saudi dan Inggris sebesar 23 persen.

"Konflik kekerasan yang meluas di Timur Tengah dan kekhawatiran tentang hak asasi manusia telah menyebabkan perdebatan politik di Eropa Barat dan Amerika Utara tentang membatasi penjualan senjata," kata peneliti senior SIPRI Pieter Wezeman.

Dikutip dari AFP, "Negara-negara Amerika Serikat dan Eropa tetap menjadi eksportir senjata utama di wilayah tersebut dan memasok lebih dari 98 persen senjata yang diimpor oleh Arab Saudi." (marloft)

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
BMKG
DKI Jakarta dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Lebat, Angin Disertai Petir

Bisnisnews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan dalam beberapa hari kedepan (23 -25 April 2018) terpantau adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan wilayah Indonesia dan adanya aliran udara . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 23 April 2018
PELAYANAN
Batik Air Klaim Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Bisnisnews.id - Batik Air (Lion Group) pada periode Maret 2018 klaim menjadi maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara dan peringkat ke-56 di dunia Dilaporkan bahwa keberangkatan dan kedatangan pesawat Batik Air *on time performance/ . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
LALIN
Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Jalan Thamrin dan Sudirman

Bisnisnews.id - Sosialisasi penertiban lalulintas dengan sstem ganjil-genap di DKI Jakarta berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Hari ini sistem itu diuji coba mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Wakil Kepala Dinas Perhubungan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 23 April 2018
PILPRES
Jokowi: Jangan Recoki Degan Urusan Elektabilitas

Bisnisnews.id - Presiden Joko Widodo menngatakan, dirinya masih sangat fokus memimpin pemerintahan dan meneyelesaikan pekerjaan yang belum selesai dan jangan direcoki oleh beragam elektabilitas. "Saya masih fokus konsentrasi pada . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
UNJUK RASA
7.000 Personil Polri Diterjunkan Amankan Demo Ojek Daring di DPR/MPR

Bisnisnews.id - Polda Metro Jaya menurunkan 7.000 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa pengemudi ojek daring (online) di depan Gedung DPR/MPR RI Senin (23/4/2018). Kelompok massa bernama Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia . . .
Selengkapnya