Senin, 21 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Regulasi / Berita

REGULASI
Selasa, 13 Maret 2018 09:20 WIB

Presiden Keluarkan Perpres Pencucian Uang


Ilustrasi

Bisnisnews.id -  Tangkal pencucian uang, Presiden Joko Widodo mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2018 tentang Penerapan Prinsip Mengenali Pemilik Manfaat Dari Korporasi Dalam Rangka Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang dan Tindak Pidana Pendanaan Terorisme.

Informasi dari Pusat Data dan Informasi Sekretariat Kabinet di Jakarta, Selasa (13/3/2018) menyebutkan,  Perpres Nomor 13 itu ditandatangani Presiden Joko Widodo pada 1 Maret dan telah diundangkan oleh Menteri Hukum dan HAM Yasonna H. Laoly pada 5 Maret 2018.

Sejumlah pertimbangan penerbitan Peraturan Presiden itu adalah korporasi dapat dijadikan sarana baik langsung maupun tidak langsung oleh pelaku tindak pidana yang merupakan pemilik manfaat dari hasil tindak pidana pencucian uang (TPPU) dan pendanaan terorisme selama ini belum ada pengaturannya.

Pemerintah memandang perlu mengatur penerapan prinsip mengenali pemilik manfaat dari korporasi.

Korporasi sebagaimana dimaksud dalam aturan itu meliputi perseroan terbatas, yayasan, perkumpulan, koperasi, persekutuan komanditer, persekutuan firma, dan bentuk korporasi lainnya.

Pemilik manfaat dari korporasi, menurut Perpres ini, merupakan orang perseorangan yang memenuhi kriteria memiliki saham lebih dari 25 persen pada perseroan terbatas sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar, memiliki hak suara lebih dari 25 persen pada perseoran terbatas sebagaimana tercantum dalam anggaran dasar.

Selain itu menerima keuntungan atau laba lebih dari 25 persen dari keuntungan atau laba yang diperoleh perseroan terbatas per tahun, memiliki kewenangan untuk mengangkat, menggantikan, atau memberhentikan anggota direksi dan anggota komisaris, memiliki kewenangan atau kekuasaan untuk mempengaruhi atau mengendalikan perseroan terbatas tanpa harus mendapat otorisasi dari pihak manapun, menerima manfaat dari perseroan terbatas, dan atau merupakan pemilik sebenarnya dari dana atas kepemilikan saham perseroan terbatas.

Ketentuan yang hampir sama mengenai kriteria Pemilik Manfaat dari Korporasi juga berlaku untuk yayasan, perkumpulan, koperasi, persekutuan komanditer, persekutuan firma, dan bentuk korporasi lainnya.

Perpres ini juga menegaskan bahwa korporasi wajib menyampaikan informasi yang benar mengenai pemilik manfaat kepada instansi berwenang, disertai  surat pernyataan korporasi mengenai kebenaran informasi yang disampaikan kepada instansi berwenang.

Korporasi juga wajib melakukan pengkinian informasi pemilik manfaat secara berkala setiap satu tahun.

Korporasi yang tidak melaksanakan ketentuan sebagaimana dimaksud, dikenai sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Dalam rangka pencegahan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang dan tindak pidana pendanaan terorisme oleh korporasi, menurut Perpres ini, instansi berwenang dapat melaksanakan kerja sama pertukaran informasi pemilik manfaat dengan instansi peminta, baik dalam lingkup nasional maupun internasional.

Kerja sama informasi pemilik manfaat antara instansi berwenang dengan instansi peminta sebagaimana dimaksud, menurut Perpres ini, berupa permintaan atau pemberian informasi pemilik manfaat secara elektronik maupun nonelektronik.

Peraturan Presiden ini menyebutkan instansi peminta sebagaimana dimaksud meliputi instansi penegak hukum, instansi pemerintah, dan otoritas berwenang negara atau yurisdiksi lain.

Selain dengan instansi peminta, menurut Perpres ini, instansi berwenang dapat melaksanakan kerja sama pertukaran informasi pemilik manfaat dengan pihak pelapor yang menyampaikan laporan kepada Pusat Pelaporan dan Analisis Tansaksi Keuangan (PPATK).

Pemberian informasi kepada pihak pelapor itu, dilakukan oleh instansi berwenang dalam rangka penerapan prinsip mengenali pengguna jasa sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.(Adhitio)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 21 Mei 2018
BOLA
Mourinho: Chelsea Juara Piala FA Dengan 9 Pemain Bertahan

Bisnisnews.id – Tumpulnya lini serang Manchester United, dikonfirmasi oleh sang pelatih Jose Mourinho akibat dari hilangnya sosok Romelu Lukaku pada saat pertandingan final Piala FA di Stadion Wembley, (19/5/2018).   “Agak . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Senin, 21 Mei 2018
BOLA
Klopp Dambakan Pertemuan Dengan Zidane

Bisnisnews.id – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengaku bahwa dirinya sudah tidak sabar menghadapai Real Madrid yang ditukangi Zinedine Zidane dalam final Liga Champions 2017/2018 yang akan diselenggarakan di Stadion Olimpiade . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Mei 2018
MASKAPAI ASING
Ethopian Terbangi Langit Jakarta Mulai 17 Juli 2018

Bisnisnews.id - Ethiopian Airlines akan meluncurkan layanan tiga kali seminggu ke Jakarta pada 17 Juli. Rute tersebut akan diterbangkan oleh pesawat B787-8 Dreamliner mewakili koneksi pertama antara Afrika dan Indonesia. CEO Ethiopian . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 21 Mei 2018
MUBALIG
Menag Dinilai Salah Langkah Soal 200 Nama Penceramah

Bisnisnews.id - Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin didesak segera menarik kembali 200 nama para mubaligh atau peceramah yang telah dirlisnya beberapa waktu lalu. Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais, . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 21 Mei 2018
INFRASTRUKTUR
Pemerintah Akan Genjot Pengembangan Potensi Wisata di Padang

Bisnisnews.id - Pemerintah mendorong, seluruh potensi pariwisata di Sumatera Barat atau padang harus dikembangkan, seiring perbaikan infrastruktur di kota itu dalam menunjang kelacaran logistik dan perekonomian masyarakat. Terkait . . .
Selengkapnya