Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Berita

KESELAMATAN LLAJ
Selasa, 20 Maret 2018 15:45 WIB

Pentingnya Pemeliharaan Sarana dan Prasarana



Bisnisnews.id  - Direktur  Pembinaan Keselamatan Perhubungan Darat, Kemenhub,  Ahmad Yani berharap Inspektor Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan memahami pentingnya mempunyai target dan manajemen terkait pemeliharaan sarana dan prasarana keselamatan.

"Seperti misal di Kementerian PUPR jalan berlubang bisa dibenahi dalam  dua hari, harusnya jika APILL (Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas) kita bermasalah, kita juga bisa punya target kapan harus terselesaikan," kata Ahmad Yani dalam keterangam tertulisnya, Selasa (20/3/2018) terkait kegiatan Bimbingan Teknis Bidang Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan Tahun 2018 di Bogor, Jawa Barat kemaren.

Dalam pemaparannya Ahmad Yani menjelaskan, sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 Tahun 2017 tentang Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (KLLAJ), Kementerian Perhubungan dalam hal ini Direktorat Jenderal Perhubungan Darat diamanatkan untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program KLLAJ meliputi audit, inspeksi, serta pengamatan dan pemantauan bidang KLLAJ.

"Inspeksi bidang sarana dan prasarana LLAJ ada 5 yaitu inspeksi perlengkapan jalan dan fasilitas pendukung untuk jalan yang telah dioperasikan, inspeksi terminal, inspeksi unit pengujian kendaraan bermotor, inspeksi unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor, dan inspeksi perusahaan angkutan umum," jelas Ahmad Yani.

Kegiatan yang diselenggarakan selama sepekan ini memiliki maksud dan tujuan  untuk memberikan pengenalan dan pemahaman tentang ruang lingkup inspeksi KLLAJ, penggunaan teori-teori yg relevan, melakukan simulasi, analisis hasil pengamatan dan simulasi, memberikan usulan perbaikan, serta memberikan pemahaman tata cara dan teknis pelaksanaan inspeksi KLLAJ bagi aparatur pemerintah di pusat maupun daerah.

"Seperti yang kita semua ketahui, kecelakaan bisa terjadi kapan saja, dimana saja, dan melibatkan siapa saja," ungkap Ahmad Yani. "Oleh sebab itu, tanggung jawab kita ya harus bisa memastikan kendaran dan sarpras (sarana prasarana) memiliki tingkat keselamatan yang tinggi," tuturnya.

Dengan kegiatan ini, Ahmad Yani berharap para peserta yang terdiri dari aparatur di kantor pusat maupun dari berbagai Balai Pengelola Transportasi Darat di Indonesia ini dapat menyelesaikan ujian kompetensi dan dapat lulus sehingga dapat mengemban tanggung jawab sebagai Inspektor .(Adhitio)

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya