Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Gaya Hidup / Berita

MEDSOS
Kamis, 29 Maret 2018 09:07 WIB

Pengguna Lega, Facebook Rombak Pengaturan Privasi


Fitur-fitur baru yang diluncurkan akibat kritik atas jutaan data pribadi pengguna Facebook yang diambil oleh perusahaan Inggris (AFP)

Bisnisnews.id - Facebook pada hari Rabu 28 Maret meluncurkan upaya akibat pembajakan data pribadi, mengungkapkan alat dan pengaturan privasi terbaru yang bertujuan agar pengguna lebih banyak memiliki kontrol atas informasi yang dibagikan.

Fitur-fitur baru ini akibat kritikan keras setelah terungkap bahwa data pribadi puluhan juta pengguna diambil oleh sebuah perusahaan Inggris yang terkait dengan kampanye presiden Donald Trump 2016.

Facebook mengakui bahwa mereka perlu melakukan lebih banyak agar orang tetap mendapat informasi, tetapi mengatakan bahwa perubahan tengah dikerjakan selama beberapa waktu.

"Kami telah mendengar bahwa pengaturan privasi dan alat penting lainnya terlalu sulit untuk ditemukan," kata kepala privasi Erin Egan dan wakil penasihat umum Ashlie Beringer dalam posting blog.

"Kami mengambil langkah tambahan dalam beberapa minggu mendatang untuk membuat orang lebih mengendalikan privasi mereka."

Pembaruan termasuk akses lebih mudah ke pengaturan Facebook dan alat untuk mudah mencari, mengunduh, dan menghapus data pribadi yang tersimpan di situs yang digunakan oleh dua miliar orang.

Facebook mengatakan menu pintasan privasi baru akan memungkinkan pengguna untuk meningkatkan keamanan akun dengan cepat, mengelola siapa yang dapat melihat informasi dan aktivitas mereka di situs, dan mengontrol iklan yang mereka lihat.

Awal bulan ini, whistleblower Christopher Wylie mengungkapkan perusahaan konsultan politik Cambridge Analytica telah memperoleh profil 50 juta pengguna Facebook melalui aplikasi prediksi kepribadian.

Aplikasi ini diunduh oleh 270.000 orang, tetapi juga mengumpulkan data teman-teman mereka tanpa persetujuan, yang memang memungkinkan di bawah aturan Facebook pada saat itu.

Dilansir AFP, Egan dan Beringer juga mengumumkan pembaruan pada persyaratan layanan dan kebijakan data Facebook untuk meningkatkan transparansi tentang bagaimana situs mengumpulkan dan menggunakan informasi. (marloft)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya