Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Berita

MARITIM
Kamis, 29 Maret 2018 11:00 WIB

Imdonesia SiapkanSejumlah Materi Sidang IMO



Bisnisnews.id -  Indonesia tengah mempersiapkan substansi materi terkait isu-isu strategis lingkungan maritim yang akan diusung pada Sidang International Maritime Organization - Marine Environment Protection Committee ke-72 (IMO - MEPC 72) di Kantor Pusat IMO di London 9  - 13 April 2018 mendatang.

Direktur Perkapalan dan Kepelautan,  Ditjen Perhubungan Laut, Junaidi menuturkan, sejumkah isu terbaru yang akan dibahas dalam Sidang MEPC ke-72 antara lain mengenai Green House Gases (GHG), batasan kandungan sulfur bahan bakar di kapal, manajemen pengelolaan air balas di kapal, penetapan Particularly Sea Sensitive Area (PSSA) dan sampah di perairan.

Isu-isu tersebut diangkat karena memang merupakan isu lingkungan yang tengah hangat dibahas di dunia internasional dan beberapa di antaranya terkait dengan kepentingan Indonesia.

"Misalnya saja terkait PSSA, di mana saat ini Indonesia sedang mengajukan penetapan PSSA di Selat Lombok karena area tersebut memerlukan perlindungan khusus serta rentan terhadap kerusakan yang disebabkan oleh aktivitas-aktivitas maritim internasional," jelasnya dalam pernyataan tertulis yang diterima Bisnisnews, Kamis (29/3/2018) di Jakarta saat membuka Consultative Meeting dalam rangka Penyiapan Bahan Sidang IMO - MEPC ke-72 .

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Internasional Dewa Made J. Sastrawan juga berkesempatan menjelaskan pentingnya Sidang IMO - MEPC bagi Indonesia sebagai salah satu sarana diplomasi Indonesia dalam bidang perlindungan lingkungan maritim sekaligus memberikan apresiasi kepada Direktorat Perkapalan dan Kepelautan yang telah mengadakan beberapa kali persiapan untuk mengikuti Sidang MEPC ke-72 ini.

Sebagai informasi, Sidang IMO - MEPC merupakan sidang berkala yang diadakan oleh organisasi maritim internasional (IMO) terkait dengan pencegahan dan penanggulangan pencemaran di perairan maritim. Adapun direncanakan Delegasi Indonesia yang akan mengikuti Sidang MEPC ke-72 terdiri dari perwakilan beberapa instansi dan stakeholder terkait seperti Kementerian Koordinator Bidang Maritim, Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, PT. Biro Klasifikasi Indonesia (Persero), PT. Pertamina (Persero), PT. Pelni (Persero), dan DPP INSA. (Syam S)

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya