Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

TOL LAUT
Kamis, 29 Maret 2018 19:06 WIB

Steadfast Kembali Selesaikan Kapal Pesanan Ditjen Hubla


KM Sabuk Nusantara yang diluncurkan ke air di galangan kapal Steadfast Pontianak

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali meluncurkan satu unit  kapal Perintis Tipe 1200 GT yang  dibangun di galangan PT. Steadfast Pontianak, Kamis (29/3/2018)).

Kapal Perintis yang  diberi nama KM. Sabuk Nusantara 94 ini diluncurkan secara resmi oleh Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Dwi Budi Sutrisno.

Menurut Dwi Budi,  kegiatan peluncuran kapal ke perairan merupakan kegiatan yang menandai selesainya pembangunan konstruksi kapal dan masih perlu dilanjutkan dengan tahapan-tahapan penyelesaian yang lain.

“Saya minta pihak Galangan Kapal Steadfast untuk menyelesaikan pembangunan semua kapal yang dibangun  di galangan ini sesuai dengan spesifikasi teknis yang berlaku dan sesuai dengan kontrak yang telah disepakati bersama dengan tetap memperhatikan faktor-faktor keamanan dan keselamatan” tegas Dwi Budi.

Menurutnya, nantinya seluruh kapal-kapal perintis yang baru dan dipesan oleh Kementerian Perhubungan akan memiliki fasilitas yang lebih layak untuk penumpang dan dilengkapi dengan jaringan internet.

Semua kapal-kapal baru ini memang dibuat untuk mengangkut penumpang sehingga harus benar-benar memperhatikan faktor keselamatan dan kenyamanan.

“Kita akan kerjasama dengan Telkom untuk menyediakan WiFi gratis, karena dalam satu perjalan bisa 2 (dua) minggu, ada penumpang bisa seminggu berada di kapal, dengan dipasang WiFi dan sebagainya, maka penumpang bisa melakukan telepon dengan tidak menggunakan pulsa sehingga penumpang akan merasa nyaman dan merasa seperti dirumah.” Tegas Dwi Budi.

Lebih jauh dijelaskan, dengan dibangunnya kapal kapal perintis, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antar wilayah dan pemerataan pembangunan secara nasional dan meningkatkan perekonomian bagi masyarakat di wilayah wilayah yang masih tertinggal, terdepan dan belum berkembang.

“Selain itu, pembangunan kapal perintis ini juga menjadi salah satu bentuk nyata dari upaya Pemerintah untuk hadir mempersatukan seluruh wilayah Indonesia dengan menyediakan sarana transportasi laut yang memadai” tutirnya. (Adhitio)

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
BMKG
DKI Jakarta dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Lebat, Angin Disertai Petir

Bisnisnews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan dalam beberapa hari kedepan (23 -25 April 2018) terpantau adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan wilayah Indonesia dan adanya aliran udara . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 23 April 2018
PELAYANAN
Batik Air Klaim Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Bisnisnews.id - Batik Air (Lion Group) pada periode Maret 2018 klaim menjadi maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara dan peringkat ke-56 di dunia Dilaporkan bahwa keberangkatan dan kedatangan pesawat Batik Air *on time performance/ . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
LALIN
Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Jalan Thamrin dan Sudirman

Bisnisnews.id - Sosialisasi penertiban lalulintas dengan sstem ganjil-genap di DKI Jakarta berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Hari ini sistem itu diuji coba mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Wakil Kepala Dinas Perhubungan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 23 April 2018
PILPRES
Jokowi: Jangan Recoki Degan Urusan Elektabilitas

Bisnisnews.id - Presiden Joko Widodo menngatakan, dirinya masih sangat fokus memimpin pemerintahan dan meneyelesaikan pekerjaan yang belum selesai dan jangan direcoki oleh beragam elektabilitas. "Saya masih fokus konsentrasi pada . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
UNJUK RASA
7.000 Personil Polri Diterjunkan Amankan Demo Ojek Daring di DPR/MPR

Bisnisnews.id - Polda Metro Jaya menurunkan 7.000 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa pengemudi ojek daring (online) di depan Gedung DPR/MPR RI Senin (23/4/2018). Kelompok massa bernama Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia . . .
Selengkapnya