Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Opini / Berita

KENAIKAN BBM
Jumat, 30 Maret 2018 22:09 WIB

Surat Terbuka Center for Budget Analysis Untuk Mendagri



Bisnisnews.id - Dalam kondisi Kenaikan bahan-bakar minyak (BBM) jenis Pertalite senilai Rp200, Center for Budget Analysis (CBA) meminta Menteri Dalam Negeri (MENDAGRI) untuk mendorong seluruh pemerintah daerah tingkat Provinsi agar mengambil langkah pemecahan persoalan.

Salah satu kebijakan yang bisa dilakukan Pemerintah Provinsi adalah, dengan menurunkan pajak bahan bakar kendaraan bermotor atau PBBKB. Hal ini sebagai langkah yang paling bijak dan memungkinakan dilakukan pemerintah Provisni  di tengah-tengah kesulitan warganya.

Langkah positif Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau dengan rencana menurunkan PBBKB sebagai contoh untuk daerah-daerah lainnya, meskipun sebelumnya PBBKB Riau dua kali lipat dibandingkan Provinsi lain  (sebesar 10 persen). Namun dengan adanya kenaikan  BBM Pertalite, Pemerintah daerah ini mengambil langkah baik. Diharapkan kebijakan final yang diambil Pemprov Riau bisa mengurangi PBBKB di bawah 3 persen.

Tentunya yang merasakan dampak dari naiknya BBM jenis Pertalite bukan hanya warga Riau, masyarakat di daerah lainnya turut merasakan dampak kenaikan. Dengan kondisi ini, pemerintah Provinsi  wajib hadir dengan mengambil sikap bijak yakni menurunkan  PBBKB yang sebelumnya sebesar 5 persen menjadi 3 persen atau di bawahnya.

Menurut kami, Pemerintah Provinsi tidak perlu khawatir dan bahkan menjadikan alasan enggannya menurunkan PBBKB karena takut Pendapatan Asli Daerah (PAD) Menurun. Faktanya selain PBBKB masih banyak sumber pendapatan lainnya yang dapat dimaksimalkan. Seperti Pajak kendaraan bermotor, Bea balik nama kendaraan bermotor, Pajak Air Permukaan, Pajak Rokok. Belum lagi termasuk retribusi, serta PAD lain-lain yang sah.

Selain fakta di atas, hingga saat ini seluruh pemerintah daerah masih mengandalkan kebutuhan belanjanya dari pemerintah pusat Bukan PAD. Bahkan untuk urusan yang berkaitan langsung dan penting bagi masyarakat contohnya dana pendidikan, hanya Provinsi DKI Jakarta yang sanggup menganggarkan dana pendidikan sampai 20 persen dari PAD. Provinsi lainnya sebagian besar di bawah 5 persen dari PAD.

Belum lagi fakta lainnya dimana sebagian besar dana APBD habis untuk pos anggaran tidak produktif. contohnya data di tahun 2016, APBD seluruh  Provinsi 70,9 persen dihabiskan untuk belanja pegawai.

Melihat fakta-fakta di atas, CBA meminta MENDAGRI untuk tidak ragu-ragu mendorong dan menginstruksikan Pemerintah Provinsi agar segera merevisi kebijakan terkait pajak daerah yakni menurunkan   pajak bahan bakar kendaraan bermotor paling tinggi 3 persen.

Jakarta 30 Maret 2018

Jajang Nurjaman
Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya