Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

PEMBUNUHAN
Senin, 02 April 2018 11:35 WIB

Israel Menolak Penyelidikan Pertumpahan Darah di Gaza


Tentara Israel menangkap warga Palestina yang sudah penuh luka (Youtube)




Bisnisnews.id - Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres memgatakan perlunya dilakukan penyelidikan independen terkait pertumpahan darah 
di jalur Gaza.

Namun pihak Israel tetap menolak melakukan itu. Pejabat Israel mengatakan,  mereka yang tewas sebagian besar adalah anggota Hamas yang masuk daftar hitam terorisme  Israel.

Hamas memanfaatkan siruasi kekacauan, dimana ribuan demkbsgran menuntut kembali ke kampung halamannya.

Terkait Jumat berdarah di Gaza, Hamas dan Israel saling klaim. Hamas  mengatakan lima orang yang tewas adalah anggota dari sayap bersenjata mereka. Sementara itu, Israel memyebutkan delapan dari 15 korban tewas adalah anggota Hamas

Tuntutan agar dilakukannya penyelidikan  juga disampaikan
kepala badan luar negeri Uni Eropa, Federica Mogherini, Amnesti Internasional, dan partai oposisi sayap kiri di Israel Meretz.

"Tentara Israel melakukan apa yang harus mereka lakukan. Saya justru berpendapat tentara kami layak mendapatkan penghargaan," kata Lieberman kepada stasiun radio militer Israel.

"Sementara itu, soal pembentukan komisi penyelidikan, tidak akan ada hal tersebut."

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan ribu warga Palestina berkumpul pada Jumat di sepanjang pagar pembatas antara Gaza dan Israel.

Mereka mendirikan tenda-tenda dan berencana untuk menggelar demonstrasi selama enam pekan berturut-turut untuk menuntut kembalinya pengungsi Palestina dan keturunannya di wilayah Israel.

Sebagian di antara mereka tidak mengindahkan seruan dari pemimpin demonstran untuk menjauh dari pagar pembatas.

Pihak militer mengatakan bahwa beberapa di antara korban, telah menembakkan senjata api ke arah tentara Israel, menggelindingkan ban roda yang terbakar, dan melempar batu serta bom molotov ke arah perbatasan.

"Penggunaan amunisi mematikan harus menjadi bagian dari investigasi yang independen dan transparan," kata Mogherini, dalam pernyataan tertulisnya  Sabtu (31/3/2018)

Ditegaskan, meski Israel punya hak untuk melindungi daerah perbatasan mereka, penggunakan kekerasan harus selalu proporsional.

Demonstrasi di perbatasan Gaza rencananya akan mencapai puncak pada 15 Mei 2018, saat warga Palestina memeringati hari Nakba terkait saat ratusan ribu orang terusir dari rumahnya pada 1948, bertepatan dengan terbentuknya negara Israel.

Israel sudah sejak lama menolak hak para pengungsi itu untuk kembali karena khawatir akan kehilangan status mayoritas mereka sebagai negara Yahudi.

Pada Sabtu (31/3), tentara Israel kembali menggunakan senjata api dan peluru karet sehingga melukai 70 pengunjuk rasa Palestina di sekitar perbatasan. Sejumlah saksi mengatakan, para demonstran itu sempat melemparkan batu ke arah tentara. (Syam S)

Sumber: Antaranews.

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya