Senin, 23 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Logistik / Berita

TRANSPORTASI LAUT
Kamis, 05 April 2018 11:18 WIB

Pemerintah Akan Fungsikan Pelabuhan Ratu Untuk Angkutan Barang ke Jakarta


Pelabuhan di Sukabumi Jawa Barat ini selama ini hanya berfungsi sebagai pelabuhan ikan para nelayan tradisional dan objek wisata

Bisnisnews.id - Pemerintah akan memfungsikan secara maksimal Pelabuhan Ratu Sukabumi Jawa Barat untuk kelancaran pengiriman beragam komoditi hasil pertanian, pertambangan dan barang-barang lainya melalui kapal laut.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menegaskan, paling lambat 2019, pelabuhan diujung Sukabumi itu sudah benar-benar difungsikan secara aksimal. Harapannya, pelabuhan ratu itu dapat mendorong perekonomian masyarakat setempat dan mendongkrak perekonomian nasional.

Seluruh hasi; komoditi itu, dapat diangkut dengan kapal tongkang. Angkuta barang dari Sukabumi ke Jakarta dengan kapal laut itu, ungkap Menhub Budi akan menjadi lebih efisien

"Saya minta kepada teman-teman di Sukabumi gunakan Pelabuhan Ratu ini semaksimal mungkin. Kita ingin pada tahun 2019 pelabuhan ini semarak dan berfungsi maksimal," ungkap Menhub.

Dia mencontohkan, satu tongkang bisa mengangkut 100, 200, 300, bahkan sampai 7500 ton. Kalau dengan truk hanya bisa 20 ton.

"Saya baru dapat masukan bahwasannya di sini butuh konektifitas ke Jakarta yang selama ini dengan darat itu biayanya tinggi dan merusak jalan. Pakai kapal atau tongkang untuk mengantar hasil bumi, hasil tambang, dan mendatangkan barang barang tertentu ke sini lebih efisien. Karena bayangkan bahwa satu tongkang itu bisa 100, 200, 300, bahkan sampai 7500 ton. Kalau dengan truk hanya bisa 20 ton, jadi dibagi saja. Jadi, dengan tongkang akan lebih efisien," jelas Menhub Budi.

Selain untuk memudahkan konektivitas, Pelabuhan Ratu juga akan difokuskan untuk menjadi pelabuhan pariwisata pada saat akhir pekan. Terlebih dengan adanya objek wisata Geopark Ciletuh yang dapat dijangkau dengan kapal selama 30 menit, diharapkan dapat membuat semarak Pelabuhan Ratu.

"Ada satu potensi yaitu Geopark Ciletuh, yang kalau naik kapal itu cuma 30 menit. Sabtu minggu itu digunakan untuk pelabuhan pariwisata. Saya minta kepada Kepala Dinas Perhubungan kerjasama dengan Kepala Dinas Pariwisata untuk mengumpulkan stakeholder pariwisata. Supaya awal tahun 2019 pada saat ini sudah selesai, komoditas sudah bergairah untuk jalan kesana," tutup Menhub. (Syam )

Baca Juga

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
BMKG
DKI Jakarta dan Sekitarnya Berpotensi Hujan Lebat, Angin Disertai Petir

Bisnisnews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan dalam beberapa hari kedepan (23 -25 April 2018) terpantau adanya sirkulasi siklonik di sekitar perairan wilayah Indonesia dan adanya aliran udara . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Senin, 23 April 2018
PELAYANAN
Batik Air Klaim Sebagai Maskapai Paling Tepat Waktu di Asia Tenggara

Bisnisnews.id - Batik Air (Lion Group) pada periode Maret 2018 klaim menjadi maskapai paling tepat waktu di Asia Tenggara dan peringkat ke-56 di dunia Dilaporkan bahwa keberangkatan dan kedatangan pesawat Batik Air *on time performance/ . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
LALIN
Uji Coba Sistem Ganjil Genap di Jalan Thamrin dan Sudirman

Bisnisnews.id - Sosialisasi penertiban lalulintas dengan sstem ganjil-genap di DKI Jakarta berjalan lancar dan tidak mengalami hambatan. Hari ini sistem itu diuji coba mulai pukul 06.00-10.00 WIB. Wakil Kepala Dinas Perhubungan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 23 April 2018
PILPRES
Jokowi: Jangan Recoki Degan Urusan Elektabilitas

Bisnisnews.id - Presiden Joko Widodo menngatakan, dirinya masih sangat fokus memimpin pemerintahan dan meneyelesaikan pekerjaan yang belum selesai dan jangan direcoki oleh beragam elektabilitas. "Saya masih fokus konsentrasi pada . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Senin, 23 April 2018
UNJUK RASA
7.000 Personil Polri Diterjunkan Amankan Demo Ojek Daring di DPR/MPR

Bisnisnews.id - Polda Metro Jaya menurunkan 7.000 personil untuk mengamankan aksi unjuk rasa pengemudi ojek daring (online) di depan Gedung DPR/MPR RI Senin (23/4/2018). Kelompok massa bernama Gabungan Aksi Roda Dua Indonesia . . .
Selengkapnya