Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

ANCAMAN MOSKOW
Jumat, 13 April 2018 03:08 WIB

Donald Trump Bahas Rencana Serangan ke Suriah di Rapat Kabinet


Seorang tentara Suriah berjalan di atas puing-puing bangunan di bekas kota Zamalka yang dikuasai pemberontak di Ghouta Timur, pinggiran ibukota Damaskus pada 11 April 2018. (Foto: AFP / Youssef KARWASHAN)

Bisnisnews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump Kamis (12/4/2018) waktu setempat berkumpul dengan penasehat keamanannya, menyusul peringatan Moskow, bahwa aksi militer itu akan langsunng berhadapan dengan Rusia.

Peringatan yang dilontarkan Moskow bukan main-main, terlebih ketika Rusia menghentikan upaya diplomatik di PBB dan Prancis menyatakan, sikap itu membuktikan bahwa Rusia benar-benar terlibat dalam  melakukan serangan dengan senjata kimia mematikan yang menewaskan lebih dari 40 warga Suriah.

"Itu terlalu buruk bahwa dunia menempatkan kita pada posisi seperti itu," kata Trump, ketika Menteri Pertahanan James Mattis menuju ke West Wing untuk memberikan opsi-opsi serangan balasan

Trump menegaskan, dirinya telah mengadakan pertemuan dengan para penasehat keamanan. "Kami mengadakan sejumlah pertemuan hari ini, kami akan melihat apa yang terjadi. Sekarang kami harus membuat beberapa keputusan lebih lanjut," kata Trump kepada anggota parlemen dan gubernur di Ruang Kabinet.

Dalam menghadapi serangan  Prancis dan Inggris telah menyiapkan pasukannya melalui kapal selam. Demikian juga dengan Amerika yang meyiapkan kapal induk penuh dengan senjata berat dilengkapi rudal serangan darat Tomahawk, bergerak ke berbagai pantai dekat Suriah.

Pemberontak

Di tanah Suriah, para pemberontak di Ghouta Timur dilaporkan menyerahkan senjata berat. Para pemimpinnya telah meniggalkan daerah kantong pertahanan dan itu menunjukan akhir dari salah satu serangan paling berdarah dari perang tujuh tahun dan kemenangan besar bagi rezim Assad.

Seorang pemimpin top Jaish al-Islam, kelompok yang mengendalikan Douma selama bertahun-tahun, mengatakan kepada AFP bahwa serangan Sabtu itu memaksa mereka untuk menerima kesepakatan yang diperantarai Rusia dan mengevakuasi. (AFP/Syam S)

 

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya