Sabtu, 21 April 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

KRISIS SURIAH
Minggu, 15 April 2018 02:50 WIB

Amerika Bersama Koalisinya Melakukan Serangan Militer ke Suriah


AFP

Bisnisnews.id - Presiden Amerika Serikat Donald Trump bersama koalisinya Prancis dan Inggris akhirnya tepati janjinya melakukan serangan militer ke Suriah sebagai tanggapan atas dugaan penggunaan senjata kimia.

AFP melaporkan, Sabtu (14/4/2018)  Jet Inggris menembakan rudal ke pangkalan militer Suriah yang dicurigai menympan bahan senjata kimia, dalam aksi militer pertama terhadap rezim Presiden Bashar al-Assad.

Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan, serangan militer itu dilakukan secara terbatas dan terarah sehingga tidak menimbulkan korban jiwa masyarakat sipil.

"Tidak ada alternatif praktis untuk menggunakan kekuatan dalam menurunkan dan menghalangi penggunaan senjata kimia oleh rezim Suriah," kata May dalam pernyataan yang disiarkan televisi.

Serangan ini, ungkapnya bukan soal mau ikut campur perang saudara di Suriah. Serangan ini juga tidak ada kaitannya dengan kepentingan pergantian rezim.

"Ini adalah tentang pemogokan terbatas dan terarah yang tidak meningkatkan ketegangan di kawasan itu dan melakukan segala kemungkinan untuk mencegah korban sipil," katanya.

May mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak intelejen, Suriah benar-benar dicurigai menggunakan senjata kimia di Douma dan rezim Presiden Bashar al-Assad harus bertanggungjawab atas dugaan serangan itu.

"Ini adalah pertama kalinya sejak saya menjadi Perdana Menteri dan  saya harus mengambil keputusan untuk menyerahkan angkatan bersenjata kami dalam pertempuran - dan itu bukan keputusan yang saya anggap enteng," tuturnya.

Sikap Inggis jelas, untuk keentingan kemanusiaan. "Saya telah melakukannya karena saya menilai tindakan ini untuk kepentingan nasional Inggris," tambahnya.

Dalam komentarnya, May juga menyinggung serangan agen saraf di Inggris bulan lalu pada seorang mantan mata-mata Rusia dan putrinya.

"Kami tidak bisa mengizinkan penggunaan senjata kimia untuk menjadi normal - di Suriah, di jalanan Inggris, atau di mana pun di dunia kita," katanya.

Inggris telah menyalahkan Rusia atas keracunan itu. Tuduhan yang dibantah keras oleh Moskow yang menuduh London gagal memberikan bukti klaimnya.

Kementerian pertahanan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa empat jet Tornado Inggris telah menembakkan rudal Storm Shadow ke pangkalan 15 mil (24 kilometer) barat Homs pada 0100 GMT.

Kementerian itu mengatakan fasilitas itu adalah "bekas pangkalan rudal ... di mana rezim itu dinilai untuk menjaga prekursor senjata kimia".

"Indikasi awal adalah bahwa ketepatan senjata Storm Shadow dan perencanaan target yang teliti telah menghasilkan serangan yang sukses," katanya.

"Analisis ilmiah yang sangat hati-hati diterapkan untuk menentukan tempat terbaik untuk menargetkan Storm Shadows untuk memaksimalkan penghancuran bahan kimia yang ditimbun dan untuk meminimalkan risiko kontaminasi ke daerah sekitarnya.

"Fasilitas yang dipukul terletak agak jauh dari konsentrasi pemukiman sipil mana pun, sehingga mengurangi risiko lebih jauh," tambahnya (AFP/Syam S)

Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 20 April 2018
BOLA
Wenger Akhirnya Tinggalkan Kursi Kepelatihan Arsenal

Bisnisnews.id – Pelatih berkebangsaan Perancis Arsene Wenger akhirnya memutuskan untuk mengakhiri karir panjangnya bersama Arsenal saat musim 2017/2018 resmi ditutup.   Sebelumnya para fans The Gunners memang sudah . . .
Selengkapnya

 

Metropolitan  -  Jumat, 20 April 2018
DESTINASI WISATA
Pelabuhan Heritage Sunda Kelapa Kini Menjadi Pangkalan Pasir

Bisnisnews.id -  Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sebagai daerah kunjungan wisatawan banyak dikeluhkan masyarakat. Kondisinya menjadi tidak terawat dan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ASIAN GAMES
Delegasi China Taipei Apresiasi Kerja Keras INASGOC

Bisnisnews.id – National Olympic Committee (NOC) China Taipei melakukan kunjungan ke Indoensia selama lima hari terhitung dari tanggal 15-20 April. Hal tersebut guna melihat persiapan Kota Jakarta dan Palembang selaku tuan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
MUNASLUB
KONI Tentukan Tuan Rumah PON 2024

Bisnisnews.id – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat akan menyelenggarakan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) yang di laksanakan pada tanggal 24-25 April 2018 di Hotek Bidakara, Jakarta.   Adapun . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 20 April 2018
ATLET
10 Pesenam Indonesia Siap Turun di JAGAC 2018

Bisnisnews.id – Sebagai tuan rumah Junior Artistic Gymanstic Asian Championship 2018 (JAGAC) yang diselenggarakan pada 25-26 April 2018 mendatang. Indonesia tentu bersungguh-sungguh untuk dapat meraih hasil maksimal. Dalam . . .
Selengkapnya