Kamis, 21 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Berita

BPS
Senin, 16 April 2018 14:07 WIB

Eskpor Komoditi Indonesia ke Tiongkok Terbesar Berasal dari Jawa Barat


Ilustrasi: Kegiatan persiapan ekspor komoditi Indonesia dari Pelabuhan Tanjung Priok ke sejumlah negara di Eropa, Amerika dan Tiongkok


Bisnisnews.id - Jawa Barat menjadi provinsi paling tinggi nilai ekspor non migas-nya selama Januari sampai Maret 2018 senilai 7,53 miliar Dolar AS atau 17,02 persen. Diikuti Jawa Timur 4,77 miliar Dolar AS atau 10,77 persen, dan Kalimantan Timur 4,59 miliar Dolar AS atau 10,37 persen.

Sedangkan negara tujuan ekspor Indonesia dalam periode yang sama ialah yang terbesar ialah Tiongkok, yaitu 2,36 miliar Dolar AS, diikuti Amerika Serikat 1,59 miliar Dolar AS dan Jepang 1,43 miliar Dolar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 37,78 persen.

Sedangkan nilai ekspor komoditi Indonesia ke 28 negara di Eropa tercatat lebih rendah ketimbang Tiongkok dan Amerika, yaitu rata-rata hanya 1,53 miliar dolar AS.

Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik, secara kumulatif, nilai ekspor Indonesia selama periode Januari-Maret 2018 mencapai 44,27 miliar dolar AS atau meningkat 8,78 persen dibanding periode yang sama tahun 2017. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai 40,21 miliar Dolar AS atau meningkat 9,53 persen.

Kinerja ekspor pada Maret 2018 yang mencapai 15,58 miliar Dolar Amerika Serikat itu mengalami kenaikan sebesar 10,24 persen jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya yang senilai 14,13 miliar dolar AS.

Kepala BPS Suhariyanto dalam jumpa pers Senin (16/4/2018)menuturkan, kenaikan kinerja ekspor tersebut didorong adanya kenaikan ekspor nonmigas yang mencapai 11,77 persen, sementara ekspor migas mengalami penurunan 3,81 persen pada Maret 2018.

"Dibandingkan pada Februari 2018, ada kenaikan 1024 persen. Kenaikan ekspor tersebut disebabkan adanya kenaikan ekspor nonmigas," kata Suhariyanto, di Jakarta, Senin.

Eskpor nonmigas menyumbang 91,41 persen dari total ekspor Maret 2017. Beberapa sektor tercatat mengalami kenaikan kinerja ekspor, seperti sektor pertanian tercatat naik sebesar 20,01 persen, industri pengolahan naik 9,17 persen, dan pertambangan dan lainnya naik 22,66 persen.

Ekspor nonmigas pada Maret 2018 mencapai 14,24 miliar dolar AS, naik 11,77 persen dibanding Februari 2018. Demikian juga dibanding ekspor nonmigas Maret 2017 naik 8,16 persen.

Peningkatan terbesar ekspor nonmigas Maret 2018 terhadap Februari 2018 terjadi pada bahan bakar mineral sebesar 358,9 juta dolar AS atau 18,58 persen, diikuti besi dan baja sebanyak 209,7 juta dolar AS, dan bijih, kerak, dan abu logam sebesar 133,3 juta dolar AS.

Ekspor nonmigas Maret 2018 terbesar adalah ke Tiongkok yaitu 2,36 miliar dolar AS, disusul Amerika Serikat 1,59 miliar dolar AS dan Jepang 1,43 miliar dolar AS, dengan kontribusi ketiganya mencapai 37,78 persen. (Ari)

Baca Juga

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Okupansi Mudik Gratis Menccapai 70 Persen

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, okupansi peserta mudik gratis dalam arus balik ini sudah mencapai 75 persen "Saya bersyukur ada gelombang ketiga daripada mudik gratis, menggunakan kapal dari Jawa . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
ANGUTAN LEBARAN
Arus Balik Melalui Penyeberangan Bakauheni Baru Mencapai 40 Persen

Bisnisnews.id - Sebanyak 386.676 penumpang sudah kembali dari Pelabuhan Bakauheni menuju Pelabuhan Merak atau sekitar 40 persen dari total jumlah penumpang yang mudik melalui lintasan penyeberangan Merak-Bakauheni. Total penumpang . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
SIDAK
Pelabuhan Wajib Melaksanakan Standar Keselamatan

Bisnisnews.id - Pasca tragedi Danau Toba yang menenggelamkan para penumpang KM Sinar Bangun, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi instruksikan seluruh pelabuhan di Indonesia wajib melaksanakan ketentuan berlayar. Instrksi itu . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Rabu, 20 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
Pihak Yang Terlibat Kecelakaan KM Sinar Bangun Akan Dipidanakan, Ratusan Korban Belum Ditemukan

 " Para Korban KM Sinar Bangun diperkirakan sudah bergeser tiga sampai empat kilo meter dari lokasi kejadian.Tim penyelam Basarnas  mengalami kesulitan karena pada kedalaman 50 meter belum menemukan para korban. Air . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Rabu, 20 Juni 2018
BOLA
Beruang Merah Hentikan Lajur Salah

Bisnisnews.id - Timnas Rusia menjadi mimpi buruk Mohamed Salah, setelah tim Beruang Merah berhasil menekuk timnas Mesir 3-1 pada pertandingan fase Grup A Piala Dunia 2018 di Stadion Saint Petersburg, Rabu (20/6/2018).   Gol . . .
Selengkapnya