Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

UNJUK RASA
Senin, 23 April 2018 15:40 WIB

Ribuan Pengemudi Ojek Online Menuntut Kesejahteraan dan Pengakuan


salah satu pengemudi ojek online orasi di depan gedung DPR / MPR

Bisnisnews.id - Ribuan pengemudi ojek online melakukan orasi di depan gedung DPR/MPR RI, Senin (23/4/2018). Mereka menuntut mendorong para wakil rakyat ikut berperan mendorong diberikan subsidi, sehingga penumpang tetap bisa menikmati tarif murah.

Selain meminta tarif subsidi, juga pengakuan  aspek legal eksistensi, peranan, dan fungsi ojek online sebagai bagian dari sistem transportasi nasional.

Meminta penetapan tarif standar dengan nilai yang wajar, yaitu Rp3.000-Rp4.000 per kilometer, dengan metode subsidi dari perusahaan aplikasi agar tarif penumpang tetap murah dan terjangkau.

Tuntutan lainnya ialah perlindungan hukum dan keadilan bagi ojek online sebagai bagian dari tenaga kerja Indonesia yang mandiri.

Tiga orang perwakilan pengemudi ojek online  diterima anggota Komisi V DPR RI. Sementara rekan-rekannya selain terus  berorasi juga menyanyikan lagu Indonesia Raya, Satu Nusa Satu Bangsa dilanjutkan pembacaan ikrar pengemudi ojek online.

"Kami mohon Bapak Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR, khususnya Komisi V bidang perhubungan, bersedia membentuk payung hukum yang di dalamnya memuat sekurang-kurangnya tiga aspek mendasar," tulis Garda Roda Dua Negara Kesatuan RI (GARDA NKRI).

Sebelum ke depan gedung DPR, para pengunjuk rasa berkumpul di sekitar Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta. Mereka kemudian melakukan konvoi motor dan berjalan kaki dari Pintu Timur Gedung DPR hingga ke depan Gedung DPR.

Di sekitar gedung  GBK, mereka melakukan aksi teaterikal kuda lumping. Maksud dari aksi teaterikal ini adalah bahwa tarif yang sekarang tidak manusiasi dan sangat murah bagi pengemudi. Tarif itu dianggap tidak mencukupi biaya perawatan kendaraan dan biaya lainnya. Sebelumnya, tarif ojekonline mencapai Rp1.200 per km.

Dalam orasinya mereka mengatakan, seperti sapi perah, dimana-mana kebutuhan semakin naik, tapi tarif ojek online selalu turun.  Pihak  aplikator selalu mementingkan persaingan ojekonline dengan perusahaan Malaysia tali tidak memikirkan nasib ojek online. (Rayza/Syam s)


,

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya