Jumat, 25 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

DESTINASI WISATA
Senin, 23 April 2018 22:38 WIB

Reaksi Disparbud DKI Soal Kegiatan Pangkalan Pasir di Sunda Kelapa




Bisnisnews.id - Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta,  Tinia  Budiati akui, Sunda Kelapa  di Tanjung Priok Jakarta Utara sebagai Pelabuhan heritage  dan menjadi salah satu destinasi Wisata bersejarah. Pelabuhan dengan kapal pinisi pelayaran rakyat (Pelra) harus dijaga keaslian, kenyaman dan keamanannya.

Dia juga mengatakan, tetap mempertahankan pelabuhan Sunda Kelapa sebagai daerah tujuan wisata yang harus memberikan kenyamanan dan keamanan para wisatawan manca negara maupun lokal. Karenanya kegiatan yang ada di kawasan itu tidak boleh mengganggu objek wisata yang sudah ditetapkapkan, terlebih sampai merusak.

"Insya Allah  akan kita pertahankan sebagai destinasi wisata bersejarah," kata Tinia kepada Bisnisnews.id Senin (23/4/2018).

Dikonfirmasi, apakah juga akan melakukan pembenahan dan penertiban agar para wisatawan menjadi lebih nyaman dan aman berkunjung ke lokasi itu dengan kapal-kapal pinisinya, mengingat di Pelabuham Sunda Kelapa saat ini sudah kurang layak menjadi destinasi wisata akibat adanya kegiatan lain, seperti  pangkalan pasir.

Dikatakan, soal pangkalan pasir, karena  pelabuhan itu berada di bawah PT Pelindo II/ Indonesia Port Corporation (IPC),  pihaknya akan melakukan peninjauan ke lokasi.
 
"Ok, sy akan tinjau ke lapangan besok...karena pelabuhan tersebut  berada dibawah Pelindo," jelas Tinia.

Pelabuhan tertua yang sudah ditetapkan  sebagai destinasi wisata Jakarta idealnya bersih dan nyaman. Sunda Kelapa dijadikan pelabuhan heritage karena memiliki nilai sejarah  sebagai awal berdirinya kota Batavia diabad ke lima hingga menjadi kota Jakarta seperti sekarang ini.

Di pelabuhan ini sebelumnya  sangat menarik perhatian wisatawan  lokal dan asing dengan hamparan pantai dan kapal Pelayaran rakyat

Sunda Kelapa sebagai pelabuhan warisan budaya (heritage) yang diusung Gubernur DKI Jakarta Anies Bawedan sekarang ini terkesan bukan lagi kawasan pelabuhan heritage karena terdapat  gunungan pasir dan aktivitas bongkar muat truk pasir  yang diduga menjadi penyebab rusaknya jalan.

Humas PT IPC  Sofyan Gumelar sebelumnya mengakui Pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan heritage oleh Pemda DKI Jakarta. Namun, kata Sofyan,  kegiatan pelabuhan sebagai bongkar muat tetap berjalan.

"Memang Sunda Kelapa sebagai pelabuhan heritage tapi tetap ada sisi komersialnya sebagai pelabuhan," jelas Sofyan.

Ditanya soal  kumuhnya pelabuhan Sunda Kelapa sebagai pelabuhan heritage karena adanya kegiatan  pangkalan pasir,  dikatakan tidak tahu  kalau ada kegiatan seperti itu. (Syam S)

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
PEMUDA
Kirab Pemuda 2018 Siap Bergulir 5 Septermber Mendatang

Bisnisnews.id – Untuk mematangkan persiapan Kirab Pemuda 2018, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kirab Pemuda 2018 bersama perwakilan 34 provinsi, dan 100 perwakilan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
ATLET
Menpora Berjanji Tambahkan Anggaran Peralatan Layar

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyetujui penambahan anggaran perlatan untuk Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.   "Kami . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
TRANSPORTASI
Naik Transjakarta Gratis Selama Asian Games 2018

Bisnisnews.id – Panitia pelaksana Asian Games (INASGOC) berserta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar rapat progres persiapan pesta olahraga bangsa Asia yang akan bergulir 86 hari lagi.   Rapat yang dipimpin . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 24 Mei 2018
INVESTIGASI
Rusia Bertanggung Jawab Di Balik Serangan MH17

Bisnisnews.id - Peneliti internasional telah menyimpulkan bahwa rudal yang menyerang Malaysia Airlines MH17 empat tahun lalu berasal dari unit militer yang berbasis di Rusia. Misil ditembakkan oleh angkatan bersenjata Rusia yang . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 24 Mei 2018
DIPLOMASI
Trump Tarik Diri Dari KTT Korut

Bisnisnews.id - Presiden AS Donald Trump telah membatalkan pertemuan KTT dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengatakan dunia telah "kehilangan peluang besar untuk perdamaian abadi". Dia mengatakan keputusannya adalah karena . . .
Selengkapnya