Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Perbankan / Berita

KINERJA KEUANGAN
Senin, 30 April 2018 06:41 WIB

Bank DKI Berhasil Menurunkan NPL Kuartal I / 2018



 Bisnisnew.id - Bank DKI pada kuartal I Maret 2018 berhasil menurunkan rasio kredit bermasalah (NPL) 4,08 persen dari sebelumnya 5,37 persen NPL gross dan NPL bersih (nett) dari 2,86 persen menjadi 2,58 persen.

Direktur Utama Bank DKI, Kresno Sediarsi dalam keterangan tertulisnya, Minggu (29/4/2018) mejelaskan, membaiknya rasio NPL tersebut didorong oleh upaya perbaikan proses kredit untuk memastikan penyaluran kredit dilakukan secara prudent (kehati-hatian).

Kresno mengatakan beberapa hal lainnya juga dilakukan untuk menekan NPL yaitu dengan menyempurnakan SOP, penataan kewenangan memutus kredit sesuai dengan prinsip 'four eyes principles', sentralisasi proses analisis dan administrasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perkreditan.

"Bank DKI juga melakukan penagihan kredit secara intensif, lelang eksekusi, pengambilalihan agunan dan restrukturisasi kredit," ujarnya.

Berbagai upaya tersebut menjadikan kinerja keuangan di kuartal I 2018 meningkat positif. Total aset tumbuh 11,56 persen dari Rp45,92 triliun per Maret 2017 menjadi Rp51,22 triliun per Maret 2018.

Pertumbuhan total aset didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) sebesar 17,17 persen dari Rp33,33 triliun per Maret 2017 menjadi Rp39,05 triliun per Maret 2018.

Ada pun komposisi DPK terdiri atas simpanan giro dan tabungan per Maret 2018 yang tercatat masing-masing sebesar Rp8,06 triliun dan Rp6,38 triliun, sedangkan simpanan dana deposito tercatat sebesar Rp24,60 triliun.

Penyaluran kredit juga menunjukkan pertumbuhan dari Rp24,27 triliun per Maret 2017 menjadi Rp25,41 triliun per Maret 2018 atau tumbuh sebesar 4,70 persen.

Pertumbuhan kredit yang signifikan terjadi pada sektor mikro dan korporasi, dimana penyaluran kredit mikro tumbuh signifikan sebesar 58,76 persen dari Rp325,16 miliar Maret 2017 menjadi Rp516,24 miliar per Maret 2018. Sedangkan ?penyaluran kredit korporasi mengalami pertumbuhan sebesar 36,34 persen dari Rp2,95 triliun per Maret 2017 menjadi Rp4,02 triliun per Maret 2018.

Berbagai aktivitas bisnis yang dilakukan tersebut telah berhasil mendorong pencapaian laba per Maret 2018 yang tercatat sebesar Rp167,42 miliar, kata Kresno. (Ari)

Baca Juga

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya