Jumat, 25 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Metropolitan / Jabodetabek / Berita

RUTAN RUSUH
Kamis, 10 Mei 2018 11:37 WIB

Berakhirnya Peyanderaan dan Penguasaan Rutan Oleh Tahanan Teroris di Mako Brimob Depok


Aparat berhasil membebaskan sandera dan membekuk seluruh tahanan teroria yang memberontak. Kawat berduri di Mako Brimob oun sudah di lepas.

Bisnisnews.id  -  Drama penyanderaan dan penguasaan rumah tahanan (Rutan) Markas Komando (Mako)  Brimob  di Kelapa Dua Depok  oleh para narapidana teroris berakhir Kamis  (10/5/2018))  pagi pukul 07. 15 Wib tanpa korban.

Operasi pengambilalihan  dan pembebasan sandera berakhir  setelah Wakapolri Komjen Pol Syafruddin dan Menkopolhukam Wiranto hadir  melakukan penekanan dan ultimatum.
Para tahanan teroris yang melakukan penyanderaan  akhirnya mampu diyakini dan  dipaksa menyerah walaupun sempat ada 10 tahanan berusaha melawan.

Kepada awak media Wiranto menyebutnya ultimatum, bukan negosiasi. Sedangkan Syafruddin menegaskan berkali-kali jangan lagi menggunakan istilah negosiasi.

Para tahanan yang menyerahkan diri itu, rencananya dipindahkan ke lembaga pemasyarakatan lain, termasuk ke Nusakambangan.

Kerusuhan di Lembaga Pemasyarakatan Klas IIA Salemba Cabang Rutan di Mako Brimob  yang menelan korban sembilan orang anggota polisi dan lima diantaranya meninggal dunia dan empat anggota luka-luka. Dari pihak tahanan teroris satu orang  tewas.

Penyebab terjadinya kerusuhan dan bentrokan itu  dipicu masalah sepele. Yaitu terkait pemeriksaan makanan oleh petugas.

Lima aparat Kepolisian yang gugur saat menjalankan tugasnya dalam kerusuhan itu ialah,  Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto dari Densus 88, Aipda Luar Biasa Anumerta Denny Setiadi dari Polda Metro Jaya, Brigadir Pol Luar Biasa Anumerta Fandy Setyo Nugroho dari Densus 88, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadhli dari Densus 88, Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas dari Densus 88.

Lima anggota aparat Kepolisian itu, gugur dengan luka-luka di sekujur tubuh. Sedangkan empat  anggota Polisi yang terluka diantaranya Bripka Iwan Sarjana yang berhasil dievakuasi setelah disandera oleh tahanan.

Menkopolhukam menyebutkan dari 156 tahanan teroris yang terlibat, satu orang meninggal dunia dalam bentrokan dengan polisi pada Selasa (8/5/2018) malam. 155 orang tahanan lainnya menyerahkan diri tanpa syarat setelah aparat keamanan memberikan ultimatum menyerah tanpa syarat atau melawan dengan segala risikonya.

Wiranto mengungkapkan semula ada 145 yang langsung menyerahkan diri sedangkan 10  tahanan mencoba melawan tetapi setelah dilakukan tindakan maka mereka semuanya menyerahkan diri tanpa syarat.

Disebutkan,  dalam opetasi pembenasan sandera dan lengambilalihan Rutan itu, tidak ada yang terluka. Hal itu merupakan keberhasilan dari pendekatan lunak (soft approach) yang dilakukan aparat keamanan dalam  menanggulangi teroris.

Ketua Presidium Ind Police Watch (IPW)  Neta S Pane  dalam pernyataan tertulisnya menilai, hadirnya Menko Polhukam, Panglima TNI dan pejabat lainnya di Mako Brimob menunjukkan sikap soliditas aparatur pemerintah yang mampu memberi support  pada Polri untuk menyelesaikan kasus tersebut secara profesional.

Dengan selesainya kasus ini IPW berharap kasus serupa tidak terulang lagi. Sebab kekacauan di Rutan Brimob sudah dua kali terjadi.

Pasca kasus ini IPW memberi lima catatan. 1). Bubarkan Rutan Brimob dan kembalikan fungsinya ke fungsi semula, yakni tempat menahan anggota Brimob nakal.

2) Kedua, jangan pernah lagi mengumpulkan tahanan teroris dalam jumlah besar dalam satu tempat, apalagi jumlah sipirnya terbatas seperti di Rutan Brimob.
3).  Polri perlu mengevaluasi semua tempat penyimpanan senjata apinya agar tidak mudah dikuasai pihak lain.

4). Mentalitas sipir yang terlalu mudah disuap perlu diubah. Sebab dengan uang suap dan sangat ironis ketika terjadi kekacauan di Rutan Brimob para tahanan teroris bisa melakukan live lewat medsos. 

5). Polri harus bertindak tegas untuk segera mencopot semua pejabat yang bertanggungjawab. Sebab akibat kecerobohan mereka dan tidak adanya pengawasan simultan yang mereka lakukan terjadi kekacauan di Rutan Brimob yang membuat lima polisi dibunuh tahanan teroris.

Dirjen Pemasyarakatan Sri Puguh Budi Utami menyatakan, Lembaga Pemasyarakatan Nusakambangan siap menampung para tahanan teroris itu dengan tempat atau sel yang mencukupi jumlahnya. (Syam S)

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
PEMUDA
Kirab Pemuda 2018 Siap Bergulir 5 Septermber Mendatang

Bisnisnews.id – Untuk mematangkan persiapan Kirab Pemuda 2018, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kirab Pemuda 2018 bersama perwakilan 34 provinsi, dan 100 perwakilan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
ATLET
Menpora Berjanji Tambahkan Anggaran Peralatan Layar

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyetujui penambahan anggaran perlatan untuk Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.   "Kami . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
TRANSPORTASI
Naik Transjakarta Gratis Selama Asian Games 2018

Bisnisnews.id – Panitia pelaksana Asian Games (INASGOC) berserta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar rapat progres persiapan pesta olahraga bangsa Asia yang akan bergulir 86 hari lagi.   Rapat yang dipimpin . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 24 Mei 2018
INVESTIGASI
Rusia Bertanggung Jawab Di Balik Serangan MH17

Bisnisnews.id - Peneliti internasional telah menyimpulkan bahwa rudal yang menyerang Malaysia Airlines MH17 empat tahun lalu berasal dari unit militer yang berbasis di Rusia. Misil ditembakkan oleh angkatan bersenjata Rusia yang . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 24 Mei 2018
DIPLOMASI
Trump Tarik Diri Dari KTT Korut

Bisnisnews.id - Presiden AS Donald Trump telah membatalkan pertemuan KTT dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengatakan dunia telah "kehilangan peluang besar untuk perdamaian abadi". Dia mengatakan keputusannya adalah karena . . .
Selengkapnya