Jumat, 25 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Opini / Berita

OPINI PUBLIK
Jumat, 11 Mei 2018 16:35 WIB

Garuda Sedang Terbang Menuju ke Arah Kebangkrutan .... ?



Catatan ringan Jajang Nurjaman, penulis adalah Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA)

 

Bisnisnews.id - Pilot senior Garuda pendapatan perbulannya bisa sampai Rp 150 juta, angka ini belum dihitung segudang fasilitas yang didapatkan seperti tunjangan kesehatan, asuransi, sampai tunjangan pensiun. Untuk pilot saja bisa sampai ratusan juta. Lalu bagaimana dengan jajaran direksinya?

Tentunya jauh lebih besar, di tahun 2016, contohnya badan usaha milik negara ini perbulannya membutuhkan Rp 1,7 miliar hanya untuk gaji satu orang direktur. Dengan jumlah empat orang direktur saat itu, uang yang dikeluarkan dalam satu tahun sampai Rp 20 miliar hanya untuk gaji belum tunjangan lainnya.

Puluhan miliar uang negara yang dikeluarkan untuk jajaran direksi Garuda Indonesia ternyata tidak serta merta meningkatkan kinerja perusahaan pelat merah ini. Terlihat dari laporan kerja operasional PT Garuda Indonesia, di mana pertumbuhan penumpang dari tahun ke tahun justeru mengalami penurunan.

Dalam kurun waktu 2013 ke 2014 misalnya, pertumbuhan penumpang Garuda Indonesia sanggup menyentuh angka 4.174.038 orang.

Di tahun selanjutnya antara 2014 ke 2015 pertumbuhan penumpang Garuda Indonesia justeru menurun drastis menjadi 3.821.750 . Terdapat penurunan yang sangat tinggi sebanyak 352.288 penumpang.

Lebih parah lagi pertumbuhan penumpang di tahun 2015 ke 2016, dimana garuda hanya sanggup menambah 2.038.820 penumpang. Ini berarti maskapai penerbangan milik negara ini kehilangan pelanggan sebanyak 1.782.930.

Di tahun 2016, Garuda benar-benar jatuh. Bahkan Rini Soemarno Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sampai turun tangan dengan mengganti direktur utama (Dirut) Garuda Indonesia Arif Wibowo.

Meskipun sudah diisi Dirut baru yakni Pahala N Mansury, di tahun selanjutnya 2017 kinerja Garuda Indonesia masih terseok-seok. Pertumbuhan penumpang di tahun 2017 masih mandeg di angka 2.936.181. Masih sangat jauh dari pencapaian 2013-2014 sebanyak 4.174.038 orang.

Merosotnya pertumbuhan penumpang dari tahun ke tahun, dampaknya sangat fatal, bisa bisa terbang Tinggi menuju ke arah ke bangkrutan.karena Garuda ditaksir merugi sampai Rp 2 triliun pada akhirnya tahun 2017, dan Pada akhir maret 2018 Garuda Indonesia juga Rugi sampai sebanyak USD 67.572.839 atau setara dengan Rp.878.446.907.000. Hal ini disayangkan karena maskapai kebanggaan masyarakat Indonesia nasibnya terseok-seok jauh tertinggal dari maskapai milik negara tetangga seperti Singapura Airlines.

JAKARTA 11 Mei 2018

Jajang Nurjaman
Koordinator Investigasi Center for Budget Analysis (CBA)

Baca Juga

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
PEMUDA
Kirab Pemuda 2018 Siap Bergulir 5 Septermber Mendatang

Bisnisnews.id – Untuk mematangkan persiapan Kirab Pemuda 2018, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kirab Pemuda 2018 bersama perwakilan 34 provinsi, dan 100 perwakilan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
ATLET
Menpora Berjanji Tambahkan Anggaran Peralatan Layar

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyetujui penambahan anggaran perlatan untuk Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.   "Kami . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
TRANSPORTASI
Naik Transjakarta Gratis Selama Asian Games 2018

Bisnisnews.id – Panitia pelaksana Asian Games (INASGOC) berserta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar rapat progres persiapan pesta olahraga bangsa Asia yang akan bergulir 86 hari lagi.   Rapat yang dipimpin . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 24 Mei 2018
INVESTIGASI
Rusia Bertanggung Jawab Di Balik Serangan MH17

Bisnisnews.id - Peneliti internasional telah menyimpulkan bahwa rudal yang menyerang Malaysia Airlines MH17 empat tahun lalu berasal dari unit militer yang berbasis di Rusia. Misil ditembakkan oleh angkatan bersenjata Rusia yang . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 24 Mei 2018
DIPLOMASI
Trump Tarik Diri Dari KTT Korut

Bisnisnews.id - Presiden AS Donald Trump telah membatalkan pertemuan KTT dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengatakan dunia telah "kehilangan peluang besar untuk perdamaian abadi". Dia mengatakan keputusannya adalah karena . . .
Selengkapnya