Jumat, 25 Mei 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hankam / Berita

TEROR BOM SURABAYA
Senin, 14 Mei 2018 18:43 WIB

Densus 88 Tangkap 13 Tersangka Teroris dan Empat Tewas


ilustrasi

Bisnisnews.id - Sebanyak 13 orang tersangka teroris  ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri pada tpmpat terpisah di wilayah Surabaya dan Sidoarjo pada Senin (14/5/2018)

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera menuturkan,  penangkapan itu dilakukan secara beruntun mulai Senin dini hari pukul 02.30 Wib hingga pukul 16.45 Wib pada  lokasi
 berbeda.

Dalam penangkapan itu Barung mengatakan, empat orang tersangka teroris tewas ditembak mati petugas karena melakukan perlawanan dan sembilan lainnya ditangkap dalam keadaan hidup.

Namun  Barung menolak menjelaskan kepada awak media  nama-nama para teroris  yang tertangkap dalam keadaan hidup meninggal dunia. Dia hanya mengungkapkan bahwa penindakan dilakukan pada orang-orang dalam jaringan yang sudah diidentifikasi.

Sampai saat ini polisi masih terus melakukan pengejaran untuk mengungkap dan menindak pelaku terorisme.

Seperti diketahui, rentetan bom di Surabaya terjadi sejak Minggu (13/5/2018) pagi di tiga gereja di Surabaya dan satu ledakan bom terjadi di satu rumah susun di Sidoarjo.  Senin (14/5/2018) Pagi ini ledakan bom juga terjadi di Markas Polrestabes Surabaya dan sekitar pukul 09: 00 Wib ledakan bom juga kbalu mengguncang yang jaraknya sekitar 200 dari Mapolrestabes Surabaya.

Dampak ledakan bom bunuh diri pada tiga gereja, untuk sementara tercatat
18 orang tewas, termasuk di antaranya para pelaku. Pelaku peledakan bom  bunuh diri menurut pihak kepolisian adalah satu keluarga, terdiri dari bapak, ibu dan empat anak.

Para pelaku menurut polisi punya kaitan dengan Jamaah Anshar Daulah-Jamaah Ansharut Tauhid yang merupakan pendukung utama ISIS.
 
" Seluruhnya 13 orang kita tindak, sejak Senin dini hari pukul 02.30 sampai 16.45 WIB

Sedangkan korban bom pada tiga gereja menjadi 18 orang. Yakni,  Gereja Santa Maria Tak Bercela Ngagel, jumlah korban meninggal dunia sebanyak tujuh orang, dua di antaranya pelaku.

Sedangkan di Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, jumlah korban yang meninggal sebanyak tiga orang yang kesemuanya adalah pelaku.  Korban Gereja Pantekosta di Jalan Arjuno, sebelumnya berjumlah tiga orang, saat ini bertambah menjadi delapan orang.

Sementara itu, perkembangan informasi kejadian bom di Markas Polrestabes Surabaya,  tercatat 14 orang. Yakni empat orang tewas diduga pelaku dan 10 orang luka luka, empat di antaranya polisi. (Ari)
 

Baca Juga

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
PEMUDA
Kirab Pemuda 2018 Siap Bergulir 5 Septermber Mendatang

Bisnisnews.id – Untuk mematangkan persiapan Kirab Pemuda 2018, Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda Faisal Abdullah menggelar Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Kirab Pemuda 2018 bersama perwakilan 34 provinsi, dan 100 perwakilan . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
ATLET
Menpora Berjanji Tambahkan Anggaran Peralatan Layar

Bisnisnews.id – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi menyetujui penambahan anggaran perlatan untuk Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) jelang Asian Games 2018 Jakarta-Palembang.   "Kami . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 24 Mei 2018
TRANSPORTASI
Naik Transjakarta Gratis Selama Asian Games 2018

Bisnisnews.id – Panitia pelaksana Asian Games (INASGOC) berserta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menggelar rapat progres persiapan pesta olahraga bangsa Asia yang akan bergulir 86 hari lagi.   Rapat yang dipimpin . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 24 Mei 2018
INVESTIGASI
Rusia Bertanggung Jawab Di Balik Serangan MH17

Bisnisnews.id - Peneliti internasional telah menyimpulkan bahwa rudal yang menyerang Malaysia Airlines MH17 empat tahun lalu berasal dari unit militer yang berbasis di Rusia. Misil ditembakkan oleh angkatan bersenjata Rusia yang . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 24 Mei 2018
DIPLOMASI
Trump Tarik Diri Dari KTT Korut

Bisnisnews.id - Presiden AS Donald Trump telah membatalkan pertemuan KTT dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, mengatakan dunia telah "kehilangan peluang besar untuk perdamaian abadi". Dia mengatakan keputusannya adalah karena . . .
Selengkapnya