Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

SIDANG OKI
Sabtu, 19 Mei 2018 14:01 WIB

Wapres Jusuf Kalla Desak Hamas dan Fatah Bersatu dan Kompak


Wapres Jusuf Kalla neyampaikan pernyataan dalam KTT Luar Biasa Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) di Istanbul, Turki, Jumat petang (18/5) waktu setempat. (Biro Pers Setwapres)


Bisnisnews.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla meminta Hamas dan Fatah bersatu dan mennyelesaikan konflik internal. Dengaan demikian, dukungan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) secara diplomatis akan semakin memperkuat posisi Palestina.

"Yang sangat lebih penting lagi yaitu Palestina sendiri harus bersatu. Kalau Palestina, Hamas dan Fatah sendiri tidak bersatu, ya bagaimana mereka mau berunding dan bagaimana mereka menyelesaikan persoalan kalau di internal tidak bersatu. Oleh karena itu, Indonesia mendesak mereka bersatu terlebih dahulu, baru kita bersama-sama," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla usai menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Luar Biasa OKI di Istanbul, Jumat petang waktu setempat.

KTT Luar Biasa itu digelar, salah satu agendanya ialah menyikapi pemindahan kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pemerintah Indinesia, ungkap Wapres Jusuf Kalla sudah sangat jelas, terus mendukung Palestina melayangkan protes atas pengakuan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel oleh Presiden Donald Trump itu.

"Komitmen Indonesia sendiri ada beberapa hal, baik secara diplomasi kita setuju untuk bersama-sama, juga bagaimana OKI bersatu untuk itu. Oleh karena itu, selain protes juga tentu kebersamaan dengan negara OKI membantu untuk mengambil tindakan atas langkah Amerika mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Palestina," jelasnya.

Kendati demikian, soal masa depan Palestina berada di tangan pemimpin dan rakyat Palestina sendiri. Faktor utama yanng bisa mewujudkan rencana besar itu ialah, kompak dan tercipta kesatuan, Kubu Hamas maupun Fatah bersatu untuk menuju satu tujuan.

Indonesia adalah negara dengan komitmennya terus mendukung Palestina merdeka sudah puluhan tahun
"Kita Indonesia selalu berada di pihak Palestina," ujarnya.(Ari)

Baca Juga

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya