Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Info Pasar / Berita

MATA UANG
Senin, 21 Mei 2018 12:54 WIB

Rupiah Anjlok Menjadi 14.175, Pemerintah Tetap Optimis



Bisnisnews.id - Rupiah terus terpuruk dan mengkhawatirkan banyak pihak. Para investor siap-siap narik diri dan memindahkannya ke negara yang lebih menguntungkan.

Dalam transaksi antarbank Senin (21/5/2018), Rupiah anjlok ke Rp 14.175 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.133 per dolar AS atau turun 42 poin.

Faktornya, selain internal dalam negeri juga pengaruh besar kebijakan Bank Sentral Amerika. Seperti pergerakan imbal obligasi sehingga menahan masuknya dana asing ke pasar negara berkembang termasuk Indonesia.

Analis Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, imbal hasil obligasi AS berimbas kepada kenaikan dolar AS sehingga mata uang pada sejumlah negara berkembang cenderung melemah.

Selain itu, sentimen perdagangan Amerika Serikat menjadi faktor terjadinya gejolak mata uang dan ekonomi global.

Dari dalam neeri, keputuan Bank Indonesia menaikkan BI 7-day Reverse Repo Rate sebesar 25 bps menjadi 4,50 persen dapat berimbas positif bagi nilai tukar rupiah.

Sentimen pisitif lain yang diharapkan terjadi pada nilai Rupiah ialah, target pertumbuhan ekonomi 5,4 persen sampai 5,8 persen dalam RAPBN 2019.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto mengatakan, menurunnya Rupiah, tidak berpengaruh besar terhadap ketahanan ekonomi nasional. terlebih Bank Indonesia teah membuat kebijakan baru yang memberikan harapan bagi para investor.

"Ini kan sifatnya sesaat, kita berharap saja, tidak terus terjadi," kata Airlangga, Minggu (20/5/2018) malam, saat berlangsungnya buka puasa bersama Kosgoro di kediaman Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Agung Laksono.

Ditegaskan, jangan terlalunkhawatir masalah Rupiah. Pondasi ekonomi nasional, ungkapnya cukup kuat untuk mempertahankan posisi ditengah-tengah penguatan Dolar AS. (Ari)

Baca Juga

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya