Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Hukum / Berita

PENIPUAN
Rabu, 30 Mei 2018 13:43 WIB

Bos First Travel dan Istrinya Masing-Masing Divonis 20 Tahun dan 18 Tahun Penjara


Antara Foto

Bisnisnews.id  -  Bos First Travel   Andika Surachman selaku Direktur Utama   dan istrinya Anniesa Hasibuan  divonis masing-masing 20 tahun dan 18 tahun penjara oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Depok, Rabu (30/5/2018).

Ketua Majelis Hakim  Sobandi yang membacakan  putusan kasus penipuan First Travel, memberikan waktu dua minggu bagi kedua terdakwa untuk menentukan sikap atas putusan tersebut.

Dalam putusannya Majelis Hakim juga mewajjbkan  kedua terdakwa  membayar denda masing-masing Rp10 miliar dan apabila tidak memenuhi akan diganti dengan hukuman delapan bulan penjara.

Terdakwa Anniesa dan Andika  kepada Majis Hakim akan memyamapaikan sikapnya atas putusan tersebut dalam tiga hari kedepan.

Sedangkan terdakwa tiga Direktur Keuangan First Travel Siti Nuraida alias Kiki, divonis 18 tahun penjara denda Rp5 miliar jika tak membayar maka akan diganti dengan kurungan 5 bulan penjara.

"Saya pikir-pikir dulu pak hakim," kata terdakwa Kiki yang merupakan adik dari Anniesa, saat ditanya hakim terkait putusan tersebut.

Jaksa penuntut umum Heri Jerman dalam putusan itu juga menyatakan hal yang sama yaitu pikir-pikir atas putusan hakim dalam sidang kasus First Travel tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, First Travel adalah perusahaan agen perjalanan Haji dan Umroh yang telah menelantarkan ribuan jamaahnya yang akan melaksanakan ibadah umroh ke tanah Suci Makah.

Data yang bersumber dari penyidik Kepolisian menyebutkan, jumlah korban yang sudah membayar paket perjalanan umroh sebesar Rp 14,3 juta per orang untuk periode keberangkatan Desember 2016 - Mei 2017 dan belum diberangkatkan pihak First Travel sebanyak 58.682 orang.

Kerugian yang dihitung berdasarkan uang setoran paket perjalanan para calon jamaah Umroh yang belum diberangkatka mencapai Rp 839.152.600.000. Jumlah itu belum termasuk uang yang dimintakan kepada para calon jamaah untuk carter pesawat sebesar Rp 2,5 juta atau sebesar Rp 9.547.500.000.

Perusahaan First Travel juga masih memiliki utang cukup besar kepada pihak ketiga. masing-masinng
ke maskapai penerbangan untuk tiket penerbangan sebesar Rp 85 miliar, pihak hotel Rp 104 Miliar. Ada tiga hotel di Makkah dan Madinah yang belum diselesaikan pembayarannya dengan total Rp 24 miliar. Utang pada provider visa untuk menyiapkan visa jemaah sebesar Rp 9,7 miliar. (Ari)

Baca Juga

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya