Sabtu, 23 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Politik / Berita

MEGA KORUPSI
Senin, 04 Juni 2018 15:14 WIB

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo Mengaku Sibuk, Belum Bisa Memenuhi Panggilan Penyidik KPK



Bisnisnews.id - Alasan terlalu sibuk sebagai Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penjadwalan ulang pemeriksaan dirinya sebagai saksi dalam kasus mega korupsi pada proyek KTP elektronik untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi, dan pengusaha Made Oka Masagung.
 
Selain Bambang Soesatyo yang hari ini dipanggil untuk kasus yang sama ialah mantan
anggota Komisi II DPR Arif Wibowo, anggota Komisi Hukum Agun Gunandjar Sudarsa, Ketua Komisi Keuangan Melchias Markus Mekeng, anggota DPR periode 2009-2014 Mirwan Amir dan Khatibul Umam Wiranu.
 
Para politisi dari gedung Parlemen Senayan Jakarta itu diperiksa KPK sebagai saksi dalam kasus mega korupsi pada proyek pengadaan KTP elektronik untuk tersangka Irvanto Hendra Pambudi dan Made Oka Masagung. 
 
Bambang Soesatyo atau Bamsoet pada awak media di kompleks  Parlemen Senayan jakarta Senin (4/6/2018) mengatakan, jadwalnya terlalu padat dan tidak bisa diwkili. Dikatakan, dirinya telah melakukan koordinasi dengan penyidik KPK untuk melakukan penjadwalan ulang.
 
"Kesekjenan nanti sudah saya minta untuk berkoordinasi dengan kawan-kawan KPK agar KPK bisa dan saya tidak terikat jadwal," kata Bamsoet.
 
Kata Bamsoet, hari ini belum bisa memenuhi pemeriksaan penyidik KPK, karena agendanya sebagia Ketua DPR penuh sepanjang hari ini. Di antaranya, memberikan sambutan pada acara Forum HMI-wati (Forhati) di Cakung dan menghadiri acara buka puasa sore hari nanti dan agendanya tidak bisa diwakili.
 
Selain itu, surat panggilan dari KPK yang diterimanya baru Kamis malam lalu, Jumat  dan Sabtu libur. Seluruh acara sudah dijadwalkan dan tidak bisa diundur.
 
Dia sendiri mengaku sudah lama menunggu panggilan KPK, setelah tak bisa menghadiri pemeriksaan sebelumnya pada Desember tahun lalu. Dia berujar ingin memberikan keterangan agar persoalan KTP elektronik itu cepat selesai.
 
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sebelumnya disebut-sebut sebagai pihak yang menekan mantan anggota Komisi Pemerintahan DPR Miryam Haryani agar tidak membocorkan perihal bagi-bagi uang proyek KTP elektrpnik kepada anggota Dewan. Miryam belakangan mencabut keterangan awal tersebut yang sebelumnya dia ceritakan kepada penyidik KPK.
 
Terkait hari ini dia tidak bisa memenuhi panggilan KPK, Bambang meminta KPK memaklumi kesibukannya. Dia mengatakan hanya punya waktu hingga Kamis pekan ini untuk membereskan pekerjaan sebelum memasuki libur Lebaran. (Rayzanirwan)
 

Baca Juga

 

Nasional  -  Sabtu, 23 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Management Traffic Jasa Marga, Arus Mudik dan Balik Tahun Ini Lebih Lancar

 Bisnisnews.id - Inovasi teknologi dan management traffic lebaran PT Jasa Marga (Persero) Tbk diakui para pemudik berdampak positif terhadap kelancaran, kenyamanan dan keamanan para pengguna jasa.nSejumlah pemudik mengatakan, . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Sabtu, 23 Juni 2018
TENIS
Komang Gina Vs Dian Ayu Menjadi Partai Pamungkas WTA Future Stars

Bisnisnews.id - Pertemuan dua unggulan teratas menjadi partai pamungkas nomor tunggal Kelompok Umur (KU) 14 tahun turnamen berlabel WTA Future Stars 2018 yang berlangsung di lapangan tenis KONI Bali, Denpasar, Sabtu (23/6). Petenis . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
PIALA DUNIA
Brasil Injakan Satu Kaki di Babak 16 Besar

Bisnisnews.id - Brasil kini dapat bernafas lega di Piala Dunia 2018, setelah sukses meraih kemenangan 2-0 saat berhadapan dengan Kosta Rika pada pertandingan kedua fase Grup E di Stadion Saint Petersburg, Jumat (22/6/2018).   Menguasai . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Pemudik dari Sumatera ke Jawa Sudah Mencapai 63 Persen

Bisnisnews.id -  Memasuki H+6 Lebaran,  tercatat  609.099 pemudik dan 128.557 unit kendaraan yang sudah kembali ke Pulau Jawa via Pelabuhan Bakauheni, Lampung. Arus balik penumpang dan kendaraan masih akan terus . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Jumat, 22 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Penumpang Angkutan Laut Selama Mudik 2.421.260 Orang

Bisnisnews.id - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mencatat jumlah penumpang turun dan naik kapal angkutan laut Lebaran 2018 mulai dari H-15 (31/5) sampai dengan H+6 (22/6) pukul 06:00 WIB sebanyak 2.421.260 orang. Direktur . . .
Selengkapnya