Senin, 18 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Internasional / Berita

BILATERAL
Selasa, 05 Juni 2018 05:51 WIB

Gedung Putih Melakukan Persiapan Khusus Pertemuan Donald Trump Dengan Kim Jong Un



Bisnisnews.id - Pertemuan Presiden Amerika Serikat Donal TRump dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan berlangsung pada pukul 9:00 pagi (0100 GMT), 12 Juni 2018 di Singapura.
 
Jadwal pertemuan Donal Trump dengan Kim Jong Un itu, disampaikan  juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders. Dijelaskan, hingga saat ini pihaknya terus melakukan persiapan, sehingga persiapan itu berjalan lancar. 
 
"Kami secara aktif mempersiapkan KTT 12 Juni antara presiden dan pemimpin Korea Utara," kata Sarah Sanders, Senin (4/6/2018) waktu setempat.
 
Sanders mengatakan bahwa tim Gedung Putih bersama keamanan, staf teknis dan medis telah berada di Singapura. Mereka sedng menyelesaikan persiapan pertemuan itu.
 
"Menyelesaikan persiapan dan akan tetap di tempatnya sampai pertemuan dimulai," kata Sanders. Dia menambahkan bahwa Trump mendapat briefing harian tentang Korea Utara dalam persiapan menuju pertemuan penting tersebut.
 
"Saya beritahukan bahwa, presiden telah menerima briefing harian tentang Korea Utara dari tim keamanan nasionalnya," kata Sanders.
 
Terkait pertemuan itu, para ahli telah menyuarakan keprihatinan bahwa meskipun Trump mengklaim sebagai pembuat kesepakatan terbesar di dunia, dia hanya tahu sedikit tentang Korea Utara, kontrol senjata atau diplomasi internasional.
 
Dalam pertemuan itu Trump diharapkan untuk fokus pada upaya AS untuk membuat Korea Utara meninggalkan program nuklirnya. Rezim opresif diyakini telah mengembangkan perangkat nuklir miniatur yang dapat ditempatkan pada rudal yang bisa menyerang Amerika Serikat.
 
Washington telah menyebut hal itu tidak dapat diterima dan menuntut Korea Utara memulai denuklirisasi penuh dan dapat diverifikasi.
 
Dengan berhari-hari sebelum pertemuan, masih belum jelas apakah Pyongyang bersedia mengambil langkah itu, atau apakah itu menggunakan janji pembicaraan sebagai cara mengurangi "tekanan maksimum" kampanye Trump.
 
Trump pekan lalu mengatakan dia tidak lagi ingin menggunakan istilah itu dan mengindikasikan bahwa dia bersedia untuk memulai serangkaian pembicaraan panjang yang akan mengurangi tekanan pada rezim.
 
"Saya pikir ini akan menjadi proses," katanya setelah menyambut pejabat tinggi Kim Yong Chol ke Gedung Putih.
 
"Bukan - saya tidak pernah mengatakannya dalam satu pertemuan. Saya pikir ini akan menjadi sebuah proses. Tetapi hubungan itu sedang membangun, dan itu hal yang sangat positif."
 
Trump juga mengatakan bahwa tidak akan ada sanksi baru ketika pembicaraan sedang berlangsung, meskipun Gedung Putih bersusah payah mengatakan sanksi ekonomi yang ada tidak akan dihapus juga. (AFP/Syam S)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Mexico Sukses Patahkan Rekor Jerman

Bisninews.id - Menyandang status sebagai sang juara bertahan Piala Dunia 2014. Tim Panser Jerman harus mengakui kekuatan Meksiko dalam laga perdana mereka di Grup F Piala Dunia 2018 Russia, Minggu (17/6/2018).   Timnas Jerman . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik di Penyeberangan Terjadi Pada 19 dan 20 Juni 2018

Bisnisnews.id - Arus balik pemudik lebaran 2018 melalui sejumlah titik penyeberangan terjadi Minggu H+2 dan puncaknya pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu, (20/6/2018). Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Mudik Lebaran Mulai Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus balik lebaran mulai terjadi malam ini atau H+2 dan Senin H+3. Kepadatan lalulintas diperkirakan terjadi di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Cikampek menuju Jakarta. Customer & Employee Relations Manager . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 17 Juni 2018
PENYEBERANGAN
KSOP Muara Angke Diperintahkan Perhatikan Kapasitas Angkut Kapal

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan, Kepala Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP) Muara Angke memperhatikan kapal penumpag agar tidak melebihi kapasitas angkut (over). "Hari ini saya memastikan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 17 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Stasiun Senen Masih Dipadati Pemudik, Menhub Budi Berjongkok Saat Berdialog Dengan Penumpang

Bisnisnews.id - Stasiun Kereta Api Pasar Senen Jakarta Pusat sampai H+1 Lebaran 2018 masih dipadati para pemudik yang akan ke kampung halamannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berkunjung ke stasiun itu langsung . . .
Selengkapnya