Senin, 18 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Nasional / Berita

PAGU INDIKATIF
Kamis, 07 Juni 2018 09:31 WIB

Alokasi Anggaran Kemenhub 2019 Ditetapkan Sebesar Rp 44,132 Triliun


Ilustrasi foto, RDP Komisi V DPR RI dengan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumad dan Dirjen Perhubungan Darat di ruang rapat Komisi V DPR RI, Senin (28/5/2018).

Bisnisnews.id - Kementerian Perhubungan mendapatkan pagu indikatif Tahun Anggaran 2019 sebesar Rp.44,132 triliun, yang dibagi dalam sembilan unit kerja eselon I, termasuk Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ).

Besaran alokasi anggaran itu, masing-masing untuk Sekretariat Jenderal Rp. 0,547 triliun,
Inspektorat Jenderal Rp. 0,092 triliun, Ditjen Perhubungan Darat Rp. 3,784 triliun, Ditjen Perhubungan Laut Rp. 12,824 triliun, Ditjen Perhubungan Udara Rp.7,643 triliun, Ditjen Perkeretaapian Rp. 15,361 triliun, Badan Litbang Perhubungan Rp. 0,122 triliun,
BPSDM Rp. 3,593 triliun dan BPTJ Rp. 0,162 yanng riliun.

Dari komposisi anggaran per belanja, nilai Rp.44,132 triliun dibagi menjadi anggaran operasional sebesar Rp. 5,791 triliun yang dipergunakan untuk belanja pegawai Rp. 3,423 triliun dan belanja barang mengikat Rp. 2,368 triliun serta belanja non operasional sebesar Rp. 38,340 triliun dipergunakan untuk belanja barang tidak mengikat Rp 12,923 triliun serta belanja barang modal Rp. 25,417 triliun.

Sedangkan komposisi anggaran menurut sumber pendanaan didapatkan dari Rupiah Murni sebesar Rp. 28,036 Triliun (63,5%), Pinjaman Luar Negeri (PLN) sebesar Rp. 4,908 Triliun (11,1%), Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) sebesar Rp. 7,998 Triliun (18,1%), Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp. 1,619 Triliun (3,7%), dan Belanja Badan Layanan Umum (BLU) sebesar Rp. 1,570 Triliun (3,6%).

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam Rapat Kerja dengan Komisi V DPR RI, di Senayan Jakarta, Rabu, 6 Juni 2018 menjelaskan, penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2019, telah mengusulkan beberapa prioritas pembangunan sarana dan prasarana di bidang perhubungan yang sejalan dengan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2019.

"Prioritas utama yakni pembangunan infrastruktur transportasi, serta prioritas khusus yakni percepatan pembangunan sarana dan prasarana di beberapa daerah," ujar Menhub. (Rayza)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Mexico Sukses Patahkan Rekor Jerman

Bisninews.id - Menyandang status sebagai sang juara bertahan Piala Dunia 2014. Tim Panser Jerman harus mengakui kekuatan Meksiko dalam laga perdana mereka di Grup F Piala Dunia 2018 Russia, Minggu (17/6/2018).   Timnas Jerman . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik di Penyeberangan Terjadi Pada 19 dan 20 Juni 2018

Bisnisnews.id - Arus balik pemudik lebaran 2018 melalui sejumlah titik penyeberangan terjadi Minggu H+2 dan puncaknya pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu, (20/6/2018). Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Mudik Lebaran Mulai Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus balik lebaran mulai terjadi malam ini atau H+2 dan Senin H+3. Kepadatan lalulintas diperkirakan terjadi di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Cikampek menuju Jakarta. Customer & Employee Relations Manager . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 17 Juni 2018
PENYEBERANGAN
KSOP Muara Angke Diperintahkan Perhatikan Kapasitas Angkut Kapal

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan, Kepala Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP) Muara Angke memperhatikan kapal penumpag agar tidak melebihi kapasitas angkut (over). "Hari ini saya memastikan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 17 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Stasiun Senen Masih Dipadati Pemudik, Menhub Budi Berjongkok Saat Berdialog Dengan Penumpang

Bisnisnews.id - Stasiun Kereta Api Pasar Senen Jakarta Pusat sampai H+1 Lebaran 2018 masih dipadati para pemudik yang akan ke kampung halamannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berkunjung ke stasiun itu langsung . . .
Selengkapnya