Senin, 18 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Arena / Berita

BOLA
Jumat, 08 Juni 2018 17:31 WIB

Upaya Indonesia Selamatkan FIFA



Bisnisnews.id – Ketua Masyarakat Sepak Bola Indonesia (MSBI) Sarman Hakim meminta pemerintah Indonesia untuk bersiap-siap dalam mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022. 
 
Hal tersebut mencuat setelah Qatar yang saat ini berstatus sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, justru kini tengah rawan akan dicoret setelah FIFA diduga menerima suap dari Qatar saat pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022.
 
Indonesia yang berada di benua Asia dinilai lebih pantas menggantikan Qatar dibandingkan negara lain seperti Jepang dan Korea Selatan.
 
“Jepang tidak akan berambisi, dikarenakan mereka sedang focus sebagai tuan rumah Olimpiade 2020. Sedangkan Korea Selatan seperti kita ketahui mereka sedang sibuk menjalain hubungan harmonis dengan Korea Utara,” ujar Sarman di Jakarta, Kamis (7/6/2018).
 
Pada tahun 2022 mendatang memang kawasan benua Asia mendapatkan jatah untuk menggelar turnamen sepak bola terbesar di dunia tersebut. Setelah tiga edisi sebelumnya digelar di benua Eropa (Jerman 2006), benua Afrika (Afrika Selatan 2010), benua Amerika (Brasil 2014) dan pada tahun ini kembali diselenggarakan di benua Eropa (Russia 2018).
 
Menurut dia, FIFA juga akan malu jika memaksakan Qatar sebagai host lantaran isu suap pasti akan merebak jelang perhelatan. Dulu Qatar terpilih saat FIFA dipimpin Sepp Blatter, sedangkan sekarang pimpinan badan sepak bola dunia tersebut telah digantikan oleh Gianni Infantino.
 
"Biar FIFA tidak malu, Indonesia akan menyelamatkan FIFA dengan mencalonkan diri menggantikan Qatar. Dan kami akan terus berupaya dengan menyeukan #SaveFIFA," kata Sarman.
 
Sementara itu, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mewacanakan Indonesia akan mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2034 bersama Thailand.
 
"Justru momentumnya itu ada di saat sekarang. Kalau menunggu 2034, belum tentu ada moment. Lagi pula, kita tidak mau jadi tuan rumah bersama negara lain. Kita sudah punya banyak stadion dari wilayah Indonesia timur hingga barat, sehingga kita mampu jadi tuan rumah tunggal. Kalau momen itu diambil sekarang, Indonesia masih memiliki waktu empat tahun untuk mempersiapkannya," jelas Sarman. (Rayza)

Baca Juga

 

Arena  -  Senin, 18 Juni 2018
BOLA
Mexico Sukses Patahkan Rekor Jerman

Bisninews.id - Menyandang status sebagai sang juara bertahan Piala Dunia 2014. Tim Panser Jerman harus mengakui kekuatan Meksiko dalam laga perdana mereka di Grup F Piala Dunia 2018 Russia, Minggu (17/6/2018).   Timnas Jerman . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Puncak Arus Balik di Penyeberangan Terjadi Pada 19 dan 20 Juni 2018

Bisnisnews.id - Arus balik pemudik lebaran 2018 melalui sejumlah titik penyeberangan terjadi Minggu H+2 dan puncaknya pada Selasa (19/6/2018) dan Rabu, (20/6/2018). Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Imelda . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Senin, 18 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Arus Balik Mudik Lebaran Mulai Terjadi Pada H+3

Bisnisnews.id - Arus balik lebaran mulai terjadi malam ini atau H+2 dan Senin H+3. Kepadatan lalulintas diperkirakan terjadi di sepanjang ruas Tol Cipali hingga Cikampek menuju Jakarta. Customer & Employee Relations Manager . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Minggu, 17 Juni 2018
PENYEBERANGAN
KSOP Muara Angke Diperintahkan Perhatikan Kapasitas Angkut Kapal

Bisnisnews.id - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memerintahkan, Kepala Kantor Syahbandar dan otoritas pelabuhan (KSOP) Muara Angke memperhatikan kapal penumpag agar tidak melebihi kapasitas angkut (over). "Hari ini saya memastikan . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Minggu, 17 Juni 2018
ANGKUTAN LEBARAN
Stasiun Senen Masih Dipadati Pemudik, Menhub Budi Berjongkok Saat Berdialog Dengan Penumpang

Bisnisnews.id - Stasiun Kereta Api Pasar Senen Jakarta Pusat sampai H+1 Lebaran 2018 masih dipadati para pemudik yang akan ke kampung halamannya. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang berkunjung ke stasiun itu langsung . . .
Selengkapnya