Jumat, 22 Juni 2018

Home Terbaru Terpopuler

Home/ Industri / Agrobisnis / Berita

SENGKETA DAGANG
Jumat, 23 Desember 2016 13:02 WIB

Indonesia Terbukti Hambat Ekspor, WTO Menangkan AS dan Selandia Baru 


Tim Ritchie, Kepala Asosiasi Industri Daging mengatakan pembatasan impor telah menyebabkan pasokan daging berkurang dan harga naik di Indonesia.

Bisnisnews.id - Selandia Baru dan Amerika Serikat telah memenangkan sengketa yang diajukan lewat Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) terkait hambatan perdagangan yang dilakukan Indonesia dan menyebabkan runtuhnya ekspor daging sapi Selandia Baru ke Asia Tenggara.

WTO memenangkan 18 klaim yang diajukan oleh Selandia Baru dan Amerika Serikat sejak tahun 2013, mengenai hambatan non-tarif pertanian yang diberlakukan Indonesia sejak 2011. Hambatan ini meliputi produk hortikultura dan hewan, produk hewan dan larangan impor, penggunaan dan pembatasan penjualan, persyaratan lisensi ketat dan persyaratan pembelian dalam negeri. 

Indonesia, negara keempat terpadat di dunia, memperkenalkan impor pembatasan kuota daging sapi pada tahun 2011 sebagai bagian dari program mandiri produk pertanian. Hal ini menyebabkan penurunan ekspor daging sapi Selandia Baru ke Indonesia dari 48.823 ton senilai 185 juta dollar di tahun 2010 turun ke 10.206 ton senilai 48,8 juta dollar di tahun 2012. Hambatan ini mengakibatkan sektor daging sapi Selandia Baru kehilangan nilai perdagangan 1 miliar dollar dan merugikan eksportir apel, kentang dan bawang.

" Ini adalah keadilan perdagangan bagi seluruh eksportir pertanian, termasuk Selandia Baru. Contoh bahwa pemerintah berusaha proaktif melaksanakan haknya di perjanjian perdagangan untuk mengatasi hambatan non-tarif," kata Menteri Perdagangan Selandia Baru, Todd McClay.

" Sebagai hasilnya, kami telah melihat beberapa perbaikan peraturan yang mengimplementasikan keputusan WTO."

McClay juga mengatakan Selandia Baru memiliki kerjasama yang erat dengan Indonesia, jadi ia tidak melihat alasan mengapa keputusan WTO akan mengurangi ikatan antar mereka, "Bahkan teman dekat sesekali akan memiliki perbedaan pendapat, dan WTO membantu melindungi perbedaan kebijakan perdagangan dari hubungan bilateral yang lebih luas," katanya.

Sementara Michael Froman, Representatif Perdagangan AS, Kamis (22/12) mengatakan, " Laporan WTO akan menghilangkan pembatasan perdagangan produk pertanian Amerika, yang memungkinkan petani AS untuk menjual produk-produk berkualitas tinggi kepada pelanggan di Indonesia."

Seperti dilansir dari Scoop Business, Indonesia memiliki waktu sampai awal 2017 untuk mengajukan banding atas keputusan WTO. Jika tidak ada banding, laporan panel ini diharapkan secara resmi mengikat seluruh anggota WTO secara hukum pada Februari 2017, dan Indonesia wajib comply sesuai jangka waktu sewajarnya. (marloft/syam)


Baca Juga

 

Arena  -  Jumat, 22 Juni 2018
BOLA
Messi Terancam Angkat Koper dari Russia

Bisnisnews.id - Argentina terancam angkat koper dari Piala Dunia 2018. Hal tersebut menyusul kekalahan pahit saat menghadapi Kroasia dengan skor besar 0-3 pada lanjutan pertandingan Grup D di Stadion Nizhny Novgorod, Jumat (22/6/2018).   Berstatus . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
ASIAN GAMES 2018
Menpora Kembali Ingatkan Target 10 Besar

Bisnisnews.id – Hari pertama masuk kerja usai cuti bersama Idul Fitri seluruh pejabat, staf Kemenpora menggelar Halal Bihalal 1439 H tahun 2018 dengan Menpora Imam Nahrawi, Ketua Inasgoc Erick Thohir, Ketua Inapgoc Raja . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
BOLA
Gede Siapkan Layar Lebar pada Laga Persija vs Persebaya

Bisnisnews.id – Menyambut pertandingan Persjia Jakarta kontra Persebaya Surabaya yang akan tersaji pada 26 Juni 2018. Gede Widiade berjanji akan menyiapkan layar lebar di beberapa wilayah agar para supoerter The Jakmania . . .
Selengkapnya

 

Nasional  -  Kamis, 21 Juni 2018
TRAGEDI DANAU TOBA
ABK KM Sinar Bangun dan Patugas Dishub Tigaras Diperiksa Polisi

Bisnisnews.id - Tiga petugas Dinas Perhubungan di Pelabuhan Tigaras dan empat  anak buah kapal (ABK)  diperiksa pihak Kepolisian terkait tenggelamnya KM Sinar Bangun di kawasan Danau Toba yang diduga membawa ratusan  . . .
Selengkapnya

 

Arena  -  Kamis, 21 Juni 2018
PIALA DUNIA
Jagoan Sayap Kiri Denmark Sewa Jet Pribadi Untuk Melihat Istrinya Melahirkan

Bisnisnews.id  -  Jagoan sayap kiri Denmark, Jonas Knudsen harus absen beberapa jam karena istri tercintanya Trine melahirkan. Ini adalah kelahiran yang ditunggu-tunggu saat  para bintang lapangan hijau  berlaga. . . .
Selengkapnya