Jumat, 28 Juli 2017

Home/ Industri / Agrobisnis / Berita

Jumat, 30 Desember 2016 00:07 WIB

Ketua MPR  Zulkifli Hasan, Apresiasi Cara Kerja Mentan 



Bisnisnews.id-Ketua MPR Zulkifli Hasan mengatakan, Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaeman adalah sosok yang tepat sebagai menteri. Dua tahun menjabat, telah banyak yang diperbuat untuk kehidupan para petani.

Kata Ketua MPR RI itu, Mentan AmraN Sulaeman sangat patut diapresiasi, terkait upaya peningkatan produksi pertanian dengan berbagai terobosan termasuk mekanisasi pertanian. 

" Kita sama-sama tahu bahwa saat ini untuk menambah lahan pertanian itu sangat sulit, berkurang iya, tetapi penduduk bertambah itu sudah kepastian, sehingga diharuskan produksi pangan ditingkatkan. Karena itu saya mengapresiasi kinerja Bapak Menteri Pertanian ini atas upaya-upayanya meningkatkan produksi khususnya melalui teknologi mekanisasi," kata Zulkifli, di Desa Bakti Rasa, Seragi, Lampung Selatan, Kamis (29/12/2016).

Kata Zulkifli, pemberian bantuan alat mesin pertanian (alsintan) kepada petani merupakan kebijakan yang sangat efektif dan bermanfaat, sesuai kebutuhan saat ini.

" Dulu petani berangkat ke sawah saat masih gelap, terkena sinar matahari kulitnya gelap, pulang ke rumah juga saat sudah gelap dan sedihnya rezekinya juga masih gelap. Dengan menggunakan alsintan seperti hand tracktor, kini petani bisa menyelesaikan lahan satu hektar dalam tiga jam, dulu butuh waktu 11 hari," kata Zulkifli.

Namun yang paling penting, kata lanjut Zulkifli, kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah sangat strategis dalam membantu petani, termasuk harga komoditas yang anjlok saat panen sehingga merugikan petani.

" Sekarang pemerintah sudah menentukan harga dasar komoditas, contohnya jagung di harga Rp 3.150 per kilo gram, jadi petani merasa aman karena sudah ada kepastian harga tidak akan rugi saat panen raya. Selain itu pemerintah juga menjamin akan membeli harga anjlok sehingga petani tenang dipastikan produksinya terserap," jelasnya.

Zulkifli secara pribadi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Menteri Pertanian Amran Sulaiman atas dua tahunnya menjabat sudah memberikan bukti nyata dengan peningkatan produksi sehingga berhasil tidak impor tahun ini.

" Ini harus diakui, saya berterima kasih atas kinerja baik Pak Amran ini yang telah memberikan bukti nyata produksi kita naik, dan ini kenyataan kita tahun ini tidak melakukan impor beras setelah 32 tahun selalu melakukan impor. Ini patut diapresiasi karena dengan kondisi kita saat ini, hal ini tidak mudah dilakukan," jelasnya. (Syam Sk)


Baca Juga

 

Industri  -  Jumat, 28 Juli 2017
LAPORAN KEUANGAN
Kinerja Dua Maskapai Alami Penurunan

Bisnisnews.id - Maskapai penerbangan Singapore Airlines (SIA) melaporkan penurunan laba bersih 8,6 persen untuk kuartal pertama tahun buku 2017-18 dibandingkan tahun lalu, katanya dalam rilis berita pada hari Kamis (27/7/2017). . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
KIM JONG NAM
Dua Tersangka Akan Mengaku Tidak Bersalah

Bisnisnews.id - Dua wanita yang dituduh meracuni saudara pemimpin Korea Utara di bandara akan mengaku tidak bersalah saat berada di pengadilan Malaysia pada hari Jumat 28 Juli, kata pengacara mereka. Warga Indonesia, Siti Aisyah . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
HUB INTERNASIONAL
Lomba Hub Global, Bandara Singapura dan Hong Kong Terancam

Bisnisnews.id - Selama beberapa dekade, Singapura dan Hong Kong telah menjadi titik transit utama yang menghubungkan wisatawan Asia ke dan dari seluruh dunia. Tapi sekarang, banyaknya bandara hub internasional di Asia yang melakukan . . .
Selengkapnya

 

Internasional  -  Kamis, 27 Juli 2017
E COMMERCE
Amazon Masuki Asia Tenggara, Dimulai Dari Singapura

Bisnisnews.id - Amazon meluncurkan layanan pengiriman ekspres di Singapura pada hari Kamis 27 Juli, raksasa ritel online AS pertama ke Asia Tenggara dan menempatkannya dalam persaingan langsung dengan Alibaba China. Aplikasi . . .
Selengkapnya

 

Industri  -  Kamis, 27 Juli 2017
STRATEGI MASKAPAI
Miliki 12 Anak Perusahaan, AirAsia Akan Konsolidasi Jadi One AirAsia

Bisnisnews.id - CEO AirAsia, Tony Fernandes telah mengatakan bahwa dia ingin mengintegrasikan semua operasi maskapai tersebut ke dalam satu entitas penerbangan tunggal. "Saya mencoba menyatukan AirAsia menjadi satu maskapai menjadi . . .
Selengkapnya