136 Penumpang KMP Virgo Transport 08 Yang Tenggelam di Masalembo Belum Ditemukan
Minggu, 13 September 2026, 20:08 WIB
BISNISNEWS.id - Sebanyak 136 penumpang KMP Virgo Transport 08 yang tenggelam di perairan Jawa (Masalembo) belum ditemukan.
Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian dan penyisiran sekitar lokasi tenggelamnya kapal yang mengangkut penumpang sesuai daftar manifest sebanyak 243 orang.
Yakni, sebanyak 30 kru kapal, 27 mitra kerja kapal, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, 126 sopir dan kernet beserta 89 unit muatan kendaraan.
Berdasarkan laporan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dalam keterangan pers sore ini (Minggu 13/9/2026) menyebutkan, dari total penumpang yang diangkut Tim SAR gabungan berhasil evakuasi sebanyak 107 orang dalam keadaan selamat dan enam penumpang ditemukan meninggal dunia.
Menhub Dudy menyampaikan ucapan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban. Dia juga mendoakan, para penumpang yang meninggal dubia, fiterima seluruh amal ibadahnya, ditempatkan pada tempat terbaik di sisi-NYA. Para keluarga diberikan ketabah.
Terhadap para keluarga korban yang belum ditemukan, Menhub Dudy memohon untuk bersabar, karwna Tim SAR Gabungan akan terus mencari, mentisir selruh likasi di seputar tenggelamnya KMP Virgo Transport 08.
" Kami sampaikan belangsungkawa sedalam-dalamnya kepada seluruh keluarga korban," ungkap Menhub Dudy. " Kami berdoa, para petugas secepatnya menemukan para korban," jelasnya.
Kepala Kantor KSOP Kelas I Banjarmasin, Heri Purwanto melaporkan, kronologi awal kejadian di mana kapal tersebut mengalami kondisi listing (miring) dan kehilangan kontak (lost contact) di sekitar perairan Masalembo (Laut Jawa) pada tanggal 13 September 2026 sekitar pukul 02.00 LT.
Kami telah merespons cepat laporan insiden yang dialami KMP Virgo Transport 8 di wilayah perairan Masalembo. Fokus dan prioritas utama kami saat ini adalah keselamatan seluruh pihak yang berada di atas kapal melalui pengerahan operasi penyelamatan yang terkoordinasi," ujar Heri.
Sementara itu, upaya evakuasi dan penanggulangan di lapangan langsung dilaksanakan oleh unsur SAR gabungan bersama BASARNAS Banjarmasin, serta dibantu oleh kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Yakni, KM. Hai Da, MT. Mau Ha, dan TB. TCP. Selain itu, Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin turut mengerahkan Kapal Negara Kenavigasian KN Kunyit untuk membantu proses evakuasi.
"Data sementara, sebanyak 107 orang penumpang telah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat, 6 orang meninggal dunia, sementara proses pencarian dan pendataan lebih lanjut terus berlangsung," ungkapnya.
Terkait dugaan sementara penyebab kecelakaan baik dari faktor alam, faktor teknis, maupun faktor manusia serta dampak terhadap muatan, potensi pencemaran lingkungan, dan harta benda lainnya, pihak KSOP menyatakan bahwa hal tersebut masih dalam tahap investigasi serta konfirmasi lanjutan.
"KSOP Utama Tanjung Perak dan KSOP Kelas I Banjarmasin berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan insiden ini secara berkala dan akan menyampaikan pembaruan informasi resmi kepada masyarakat seiring dengan progress di lapangan," tutupnya.(Syam)