AirNav Berangkatkan 4000 Pemudik Naik Kereta Api, Azizatun: Senang Bisa Berbagi
Senin, 16 Maret 2026, 11:10 WIB
BISNISNEWS.id - Periode momen Lebaran 1447 H/2026 M, , AirNav Indonesia berangkatkan sebanyak 4000 pemudik dengan kereta api dalam Program Mudik Gratis Bersama BUMN Tahun 2026.
Dari total 4.000 pemudik, tahap awal telah dibe4angkatkan AirNav Indonesia s3banyak 2.960 pemudik dari Stasiun Pasar Senen,.pada Minggu (15/3/2026) dan 1040 pemudik dilanjutkan pada 29 Maret 2026 dari stasiun yang sama .
” 2960 pemudik sudah kita berangkatkan ke kampung halaman. Kemudian 1040 lagi kita fasilitasi untuk kepulangan pada tanggal 29 Maret 2026,” jelas Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko AirNav Indonesia Azizatun Azhimah, saat melepas keberangkatan pemudik dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Minggu, 15 Maret 2026.
Keterlibatan AirNav Indonesia dalam mudik gratis secara rutin yang diselenggarakan melalui Program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (TJSL) ini kata Azizatun, merupakan bentuk komitmen perusahaan untuk mendukung pemerintah, khususnya dalam mendukung perjalanan mudik yang aman, nyaman, serta terjangkau bagi masyarakat yang membutuhkan.
Adapun rute mudik gratis bertajuk “Mudik Aman & Nyaman Bersama AirNav 2026” tersebut meliputi perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, Semarang, Malang, dan Surabaya. Pemberangkatan pemudik dilakukan serentak dari Stasiun Pasar Senen pada Minggu, 15 Maret 2026. Seluruh perjalanan menggunakan rangkaian kereta api kelas ekonomi premium.
Khusus tujuan Yogyakarta, AirNav Indonesia membuka dua rute tujuan, yaitu Pasar Senen – Lempuyangan dengan menggunakan KA Bogowonto, serta Pasar Senen – Tugu menggunakan KA Senja Utama. Untuk tujuan Semarang, dari Pasar Senen, pemudik diberangkatkan menuju Tawang menggunakan KA Tawang Jaya Premium.
Kemudian pemudik rute tujuan Malang (Kota Baru) diberangkatkan menggunakan KA Majapahit, serta tujuan Surabaya (Gubeng) menggunakan KA Jayakarta.
Sedangkan untuk rute kepulangan, AirNav hanya membuka satu rute perjalanan, yaitu dari Stasiun Gubeng Surabaya menuju Stasiun Pasar Senen Jakarta, yang akan diberangkatkan pada Minggu, 29 Maret 2026.
Untuk diketahui, ini adalah kali kedua AirNav Indonesia memfasilitasi mudik gratis menggunakan kereta api. Pada periode Lebaran 2025, AirNav menyediakan sebanyak 3000 tiket gratis.
”Karena antusiasme dan apresiasi masyarakat yang cukup tinggi terhadap AirNav Indonesia, tahun ini jumlahnya kami tambah 1000 tiket lagi. Insya Allah, nilai kebermanfaatan dan keberkahannya, baik untuk masyarakat maupun perusahaan juga bertambah,” imbuh Azizatun.
Fokus Kemanan dan Keselamatan
Direktur Keselamatan, Keamanan dan Standardisasi AirNav Indonesia Capt. Nurcahyo yang turut melepas keberangkatan pemudik gratis tersebut menambahkan, pemilihan moda transportasi kereta api untuk program mudik gratis bukan tanpa alasan.
Menurutnya, dengan kereta api, jumlah masyarakat yang bisa dibantu AirNav Indonesia untuk mudik bisa lebih banyak bila dibandingkan moda angkutan lain.
Faktor lain yang menjadi pertimbangan adalah, untuk membantu pemerintah mengurangi beban jalan raya dan mengurangi risiko kecelakaan.
”Ketimbang mereka harus naik sepeda motor ke kampung halamannya, tentunya mudik naik kereta api akan jauh lebih aman. Selain itu juga bebas macet dan yang pasti nyaman. Untuk waktu perjalanan juga jauh lebih terprediksi,” ungkapnya.
Hal tersebut, menurutnya, sejalan dengan semangat AirNav Indonesia dalam mendukung pelaksanaan masa angkutan Lebaran.
”AirNav Indonesia berupaya menyiapkan seluruh aspek operasional untuk memastikan pelayanan navigasi penerbangan selama periode Angkutan Lebaran kali ini dapat berjalan aman, lancar, dan efisien,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi terjadinya peningkatan trafik penerbangan selama periode Lebaran juga diiringi dengan peningkatan kewaspadaan terhadap berbagai potensi risiko keselamatan penerbangan.
”Kami terus meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi hazard selama periode Lebaran. Seperti cuaca ekstrem, abu vulkanik, balon udara liar, potensi bird strike, serta gangguan operasional bandara maupun maskapai. Seluruh personel operasional juga diingatkan untuk meningkatkan disiplin terhadap prosedur serta koordinasi antar unit untuk menjaga keselamatan penerbangan,” tandas Nurcahyo. (Mut)