Klinik Utama Sentra Maritim Medika Raih Akreditasi Paripurna dari Kemenkes
Kamis, 01 Januari 2026, 22:44 WIB
BISNISNEWS.id - Mengawali tahun " kuda api " Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), memberikan Akreditasi Paripurna kepada klinik utama Sentra Maritim Merdeka (SMM).
Klinik yang dikelola Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP) Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Kementerian Perhubungan dinilai layak mendapatkan akreditasi tersebut atas dasar kemampuannya dalam menerapkan sistem akreditasi fasilitas pelayanan kesehatan kepada pelaut.
Penerbitan akreditasi oleh Kemenkes RI, menandai pengakuan sekaligus peningkatan kelas dan mutu layanan kesehatan maritim yang dikelola BKKP.
Sertifikat Akreditasi Paripurna nomor : YM.02.01/D/6238/2025 tersebut berlaku selama lima tahun, terhitung mulai 15 Desember 2025 hingga 15 Desember 2030, dan diharapkan semakin memperkuat kepercayaan masyarakat serta pemangku kepentingan terhadap kualitas layanan Klinik Utama SMM.
Manajemen Mutu
Klinik utama SMM ini juga sebelumnya telah mendapat pengakuan berupa sertifikasi Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015. Sertifikat ini menegaskan komitmen klinik dalam menerapkan manajemen berbasis mutu, kepuasan pengguna jasa, dan perbaikan berkelanjutan.
Sertifikasi ISO 9001:2015 tersebut menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesiapan sistem dan tata kelola klinik hingga mampu memenuhi standar akreditasi tertinggi dari Kementerian Kesehatan.
Kepala Balai Kesehatan Kerja Pelayaran (BKKP), Wisnu Wardana, menyampaikan bahwa capaian ini diraih melalui proses panjang yang sarat tantangan dan pembelajaran organisasi.
Menurutnya, keberhasilan meraih Akreditasi Paripurna yang didukung oleh penerapan ISO 9001 merupakan bukti komitmen BKKP dan Klinik Utama SMM dalam membangun sistem pelayanan kesehatan yang berorientasi pada mutu, keselamatan pasien, dan profesionalisme.
Pengakuan ini juga sekaligus menjadi momentum untuk terus memperkuat transformasi layanan kesehatan maritim yang adaptif, berdaya saing, dan berkelanjutan.
Dalam perjalanannya, Klinik Utama SMM menghadapi berbagai tantangan, antara lain penyesuaian terhadap standar akreditasi yang terus berkembang, penguatan tata kelola klinik sesuai regulasi kesehatan, peningkatan kompetensi sumber daya manusia lintas profesi, hingga pembangunan budaya mutu dan keselamatan pasien yang konsisten dalam praktik sehari-hari.
Tantangan lainnya mencakup integrasi sistem pelayanan, pemenuhan sarana dan prasarana, disiplin dokumentasi, serta konsistensi penerapan standar operasional prosedur di seluruh lini layanan.
Melalui komitmen pimpinan dan kerja kolektif seluruh jajaran, berbagai tantangan tersebut dijawab dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan (continuous improvement), penguatan manajemen risiko, audit mutu internal yang berkesinambungan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Upaya ini mengantarkan Klinik Utama SMM dinyatakan memenuhi dan melampaui standar nasional pelayanan kesehatan, baik dari aspek manajemen, pelayanan klinis, maupun keselamatan pasien.
Selama ini, Klinik Utama SMM secara konsisten menyelenggarakan berbagai layanan kesehatan, antara lain pemeriksaan kesehatan pelaut dan awak kapal (medical check-up pelaut), layanan kesehatan kerja dan ketenagakerjaan, pemeriksaan kesehatan umum, layanan rujukan dasar, layanan penunjang medis, serta layanan promotif dan preventif kesehatan bagi masyarakat maritim.
Layanan tersebut dikembangkan untuk menjawab kebutuhan sektor pelayaran, kepelabuhanan, dan masyarakat maritim secara profesional dan terstandar.
Pencapaian Akreditasi Paripurna ini juga memiliki makna strategis dalam konteks reformasi birokrasi dan kesiapan penerapan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum (BLU).
Standar mutu dan tata kelola yang telah terpenuhi mencerminkan kesiapan organisasi dalam menjalankan pelayanan yang akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kinerja, sekaligus menjadi fondasi penguatan transformasi layanan BKKP ke depan. (Syam)