Pergerakan Pemudik Dari Jawa ke Sumatera Mulai Meramaikan Merak
Sabtu, 14 Maret 2026, 13:28 WIB
BISNISNEWS.id - Pergerakan pemudik Lebatan 2026 dari Jawa menuju Sumatera mulai meramaikan lintasan penyeberangan Merak - Bakauheuni.
Kendaraan pribadi mulai antri dan roda dua di Pelabuhan Ciwandan menyemut menunggu antrian.
Berdasarkan data Posko Merak (Pelabuhan Merak, Ciwandan, BBJ Bojonegara) yang telah resmi beroperasi selama 24 jam periode 12 Januari 2026 pukul 00.00–23.59 WIB atau kui H-9, tercatat 254 trip kapal beroperasi.
Realisasi penumpang yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera pada H-9 mencapai 41.171 orang atau turun 19,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 51.073 orang.
Kendaraan roda dua tercatat 1.152 unit atau turun 27,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 1.593 unit. Kendaraan roda empat mencapai 4.364 unit atau turun 27,9 persen dibandingkan realisasi tahun lalu sebanyak 6.051 unit.
Secara keseluruhan, total kendaraan yang menyeberang dari Jawa ke Sumatera melalui Merak, Ciwandan, dan BBJ Bojonegara pada H-9 mencapai 10.117 unit atau turun 18,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 12.347 unit.
Adapun akumulasi penumpang dari H-10 hingga H-9 tercatat 75.914 orang atau turun 15,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 89.607 orang, dengan total kendaraan mencapai 18.911 unit atau turun 12,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 21.514 unit.
Sebaliknya, berdasarkan data Posko Bakauheni selama periode yang sama (H-9), tercatat 123 trip kapal beroperasi. Realisasi penumpang yang menyeberang dari Sumatera ke Jawa melalui Pelabuhan Bakauheni, Wika Beton, dan BBJ Muara Pilu mencapai 35.251 orang atau turun 7,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 37.946 orang.
Kendaraan roda dua tercatat 403 unit atau turun 24,1 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 531 unit. Kendaraan roda empat mencapai 2.877 unit atau turun 10,4% dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.212 unit.
Sementara itu, truk mencapai 4.425 unit atau naik 25,6.persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 3.524 unit, sedangkan bus tercatat 515 unit atau turun 12,3 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 587 unit.
Total kendaraan dari Sumatera ke Jawa pada H-9 tercatat 8.220 unit atau naik 4,7 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 7.854 unit.
Total penumpang dari H-10 hingga H-9 mencapai 60.558 orang atau turun 12,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 69.450 orang. Total kendaraan tercatat 14.369 unit atau turun 6,8 persen dibandingkan tahun lalu sebanyak 15.416 unit.
Pemerintah juga terus memastikan seluruh simpul transportasi nasional berada dalam kondisi siap melayani mobilitas masyarakat yang diprediksi meningkat signifikan.
Salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni, jalur vital yang setiap tahunnya menghubungkan jutaan pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera.
Untuk memastikan kesiapan tersebut, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno bersama para pemangku kepentingan melakukan kunjungan kerja dan rapat koordinasi di Pelabuhan Merak, Banten.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi lintas sektor agar penyelenggaraan Angkutan Lebaran berjalan aman, lancar, dan terkendali.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifatul Choiri Fauzi, Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Direktur Utama ASDP Heru Widodo, Direktur Operasi dan Transformasi Rio Lasse, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Menko PMK Pratikno menjelaskan bahwa pemerintah telah memetakan potensi pergerakan masyarakat selama periode Angkutan Lebaran 2026, termasuk estimasi puncak arus mudik dan arus balik.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem serta pengawasan ketat pada periode arus puncak.
Seluruh pihak juga diminta berkomitmen menjalankan kebijakan yang tertuang dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) lintas kementerian dan lembaga guna memastikan kelancaran Angkutan Lebaran.
Kesiapan tersebut juga didukung oleh pengamanan terpadu dengan total 1.185 personel di Merak dan 741 personel di Bakauheni yang disiagakan di jalan raya, bufferzone, hingga area pelabuhan.
Area pelabuhan kini dilengkapi tenant makanan dan minuman, minimarket, pusat oleh-oleh, hingga ruang bermain anak. Ruang tunggu reguler maupun eksekutif juga dilengkapi pendingin ruangan, mushola, kursi pijat, serta mesin penjual minuman otomatis sebagai ruang rehat sebelum berlayar. (Mut/Syam)