Terkait Kecelakaan KA Bekasi Timur, Memhub Dudy : Tunggu Hasil Investigasi KNKT
Senin, 04 Mei 2026, 17:34 WIB
BISNISNEWS.id - Masyarakat diminta menahan diri dalam menyikapi kasus kecelakaan kereta api beruntun, KA Argo Bromo Anggrek Vs KRL yang melibatkan taksi dan menewaskan 16 penumpang KRL serta 91 terluka pada Senin 27 April 2026 di Stasiun Bekasi Timur.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, sampai saat ini pihak Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih bekerja melakukan investigasi penyebab terjadinya kecelakaan.
"Proses investigasi KNKT dilakukan secara menyeluruh, objektif, dengan mengumpulkan fakta dan informasi di lapangan, mempertimbangkan berbagai hal serta analisis komprehensif. Untuk itu, mari kita sama-sama hormati proses tersebut dan tunggu hasil investigasi untuk mengetahui secara pasti penyebab terjadinya kecelakaan," papar Menhub di Jakarta, Senin (4/5/2026).
Sebelumnya, KNKT telah melakukan simulasi sistem persinyalan kereta api sebagai bagian dari investigasi pascainsiden kecelakaan kereta rel listrik (KRL) dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur.
Simulasi persinyalan dilakukan untuk memahami kemungkinan penyebab teknis, khususnya terkait fungsi dan respons sistem persinyalan saat kejadian. Hingga saat ini, proses-proses investigasi lainnya masih terus dilakukan KNKT.
Kementerian Perhubungan berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil investigasi guna meningkatkan keselamatan operasional perkeretaapian.(Valen)