Tiket Diskon Stimulus Ekonomi Kapal PELNI Sebesar 30 Persen Masih Tersedia
Sabtu, 28 Maret 2026, 15:46 WIB
Puncak arus balik mudik libur Idulfitri 1447 H dengan kapal laut diprediksi pada 2 April 2026 dengan proyeksi 27.009 penumpang. PELNI Masih menyediakan tiket diskon 30 persen.
Sampai saat ini penyerapan program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi kapal penumpang PELNI telah mencapai 92,5 persen dari total anggaran Rp42,3 miliar.
BISNISNEWS.id – PT Pelayaran Nasional Indonesia atau PT PELNI (Persero) masih menyediakan tiket diskon sebesar 30 persen periode mudik Idulfit4i 1447 H /2026.
Sampai saat ini penyerapan program Stimulus Ekonomi Diskon Transportasi kapal penumpang PELNI telah mencapai 92,5 persen dari total anggaran Rp42,3 miliar.
Program yang dibuka sejak 11 Februari 2026 ini masih berlangsung hingga kuota habis atau paling lambat untuk keberangkatan hingga 5 April 2026.
Berdasarkan data per tanggal 28 Maret 2026, realisasi penumpang diskon telah mencapai 431.705 orang atau sekitar 96,9 persen dari proyeksi penerima diskon sebanyak 445.534 orang pada periode keberangkatan 11 Maret hingga 5 April 2026.
Sekretaris Perusahaan PELNI Ditto Pappilanda menyampaikan bahwa pada periode arus balik keberangkatan 23 hingga 28 Maret 2026, jumlah penumpang diskon telah mencapai 114.345 orang. Keberangkatan tertinggi arus balik penumpang diskon terjadi pada hari ini, 28 Maret 2026 sebanyak 22.524 orang.
“Puncak arus balik secara keseluruhan diprediksi terjadi pada 2 April 2026 dengan proyeksi 27.009 penumpang. Tingginya animo masyarakat terhadap diskon ini masih terus berlanjut, didukung oleh kebijakan work from anywhere atau WFA yang diberlakukan pada 25 hingga 27 Maret 2026,” ujar Ditto.
Ditto juga menambahkan bahwa PELNI terus memantau penyerapan program stimulus ekonomi diskon transportasi dan mengimbau masyarakat yang masih berencana mudik menggunakan kapal PELNI dapat segera memesan tiket diskon melalui channel resmi agar tidak kehabisan kuota.
“Untuk arus balik, kami memprediksi Makassar menjadi pelabuhan keberangkatan terpadat dan Surabaya menjadi pelabuhan kedatangan terpadat. Sementara ruas terpadat diprediksi terjadi di rute barat yaitu Batam – Belawan ataupun sebaliknya, diikuti oleh rute Balikpapan - Surabaya,” tambah Ditto.
Meski mengharapkan antusiasme masyarakat untuk memanfaatkan kebijakan ini, Ditto menegaskan bahwa PELNI tetap memperhatikan keselamatan pelayaran, pihaknya selalu berkoordinasi dengan otoritas Pelabuhan dalam memperhatikan kapasitas maksimal di atas kapal.
Adapun kebijakan stimulus diskon tiket kapal PELNI ini berlaku di seluruh channel pembelian tiket kapal PELNI, seperti aplikasi PELNI Mobile, website PELNI, contact center 162, loket cabang, fitur Lifestyle BCA Mobile, my BCA, Sukha by Livin Mandiri, BNI agen46, agen BRI link BRImo, Gopay, Dana, Telkomsel, jaringan Indomaret dan OMI mitra Indogrosir, jaringan Alfamart dan Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia hingga Versa dan Topindo.
Untuk pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, Indomaret dan OMI mitra Indomaret, jaringan Alfamart dan Alfamidi, iSaku, Finpay dan Fastpay.
Pelabuhan Keberangkatan Terpadat per tanggal 28 Maret 2026 :
1. Makassar (39.359 pax)
2. Batam (31.349 pax)
3. Balikpapan (30.892 pax)
4. Ambon (26.356 pax)
5. Bau-Bau (25.268 pax)
Pelabuhan Kedatangan Terpadat per tanggal 28 Maret 2026 :
1. Surabaya (46.222 pax)
2. Makassar (40.231 pax)
3. Belawan (28.147 pax)
4. Bau-Bau (25.881 pax)
5. Ambon (24.056 pax)
Ruas Terpadat per tanggal 28 Maret 2026 :
1. Batam - Belawan (26.115 pax)
2. Belawan - Batam (17.962 pax)
3. Balikpapan - Surabaya (12.265 pax)
4. Makassar - Surabaya (10.290 pax)
5. Bau-Bau - Makassar (9.638 pax)
(Mut/Syam)