DAMRI Layani 2,8 Juta Penumpang Selama Periode Mudik dan Balik Lebaran
Rabu, 01 April 2026, 22:22 WIB
BISNISNEWS.id - Selama periode arus mudik dan balik libur Idulfitri 1447 H, DAMRI telah melayani lebih dari 2,8 juta pelanggan atau meningkat sekitar 35 persen dibandingkan realisasi Angkutan Lebaran 2025 sebesar 2,06 juta pelanggan.
Peningkatan ini sejalan dengan tingginya mobilitas masyarakat yang berlangsung sejak sebelum hingga setelah hari raya, didukung oleh berbagai faktor seperti fleksibilitas waktu perjalanan serta kebijakan work from anywhere (WFA) yang turut mendorong penyebaran waktu mudik dan arus balik menjadi lebih merata.
Selama pelaksanaan Angkutan Lebaran, pergerakan pelanggan mulai meningkat sejak H-10 lebaran dan mencapai puncaknya pada 17 Maret 2026, sebelum kembali menunjukkan peningkatan pada fase arus balik di sekitar 25 Maret 2026.
Head of Corporate Communication DAMRI, P. Septian Adri S menjelaskan, pola ini mencerminkan bahwa perjalanan masyarakat tidak lagi terpusat pada satu waktu tertentu, melainkan berlangsung lebih dinamis.
“Dengan peningkatan pelanggan lebih dari 35 persen, tantangan kami bukan hanya pada volume, tetapi bagaimana menjaga perjalanan tetap berjalan stabil di tengah pergerakan yang semakin dinamis. Pengelolaan operasional kami fokus pada menjaga kelancaran layanan di berbagai titik perjalanan,” ujar Septian.
Untuk mengakomodasi tingginya mobilitas tersebut, DAMRI mengoperasikan lebih dari 1.500 unit armada yang disiagakan secara optimal hingga mencapai sekitar 1.800 unit pada periode puncak, dengan frekuensi perjalanan mencapai lebih dari 108 ribu ritase selama periode Angkutan Lebaran 2026, atau meningkat dua persen dibandingkan periode sebelumnya.
Penguatan layanan dilakukan melalui pengelolaan operasional yang adaptif, termasuk pemantauan perjalanan secara berkala serta koordinasi intensif di titik-titik dengan mobilitas tinggi.
Selama periode Angkutan Lebaran, DAMRI memperkuat pengawasan operasional melalui Central Control Room selama 24 jam, serta menyiagakan sejumlah titik pemantauan dan dukungan teknis di berbagai wilayah guna memastikan kesiapan armada dan kru tetap optimal.
Capaian ini tidak terlepas dari upaya bersama seluruh insan DAMRI dalam menjaga kualitas layanan selama periode Angkutan Lebaran. Seluruh pengalaman operasional, mulai dari pengelolaan pergerakan pelanggan, penguatan layanan di titik-titik keberangkatan, hingga koordinasi lintas fungsi di lapangan dan di balik layar, menjadi fondasi bagi DAMRI untuk terus menyempurnakan kualitas layanan secara berkelanjutan.
“Kami melihat pergerakan pelanggan tahun ini lebih menyebar, sehingga pengelolaan operasional juga harus lebih adaptif. Seluruh tim, baik di lapangan maupun di belakang layar, bekerja untuk memastikan layanan tetap berjalan dengan baik, mulai dari kesiapan armada, kru, hingga pengawasan perjalanan secara menyeluruh,” lanjutnya. (Mut)