Kemenhub Genjot Konektivitas Transportasi di Jakarta, Inilah Programnya
Senin, 29 Juni 2026, 13:59 WIB
BISNISNEWS.id - Pemerintah menggenjot konektivitas transportasi di Jakarta, untuk memperlancar akses ke sejumlah provinsi melalui sejumlah proyek strategis nasional.
Fokusnya antara lain beautifikasi Stasiun Gambir, pembangunan Stasiun Jakarta International Stadium (JIS), pengembangan Transit Oriented Development (TOD) Sudirman dan peningkatan elektrifikasi lintas Tanah Abang–Rangkasbitung.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, Stasiun Gambir rencananya akan dikembangkan melayani kereta jarak jauh sekaligus layanan kereta rel listrik (KRL) agar akses masyarakat semakin mudah.
Penampilan baru Stasiun Gambir, Menhub Dudy berharap stasiun ini menjadi wajah baru layanan kereta api di Jakarta.
Menhub juga menegaskan dukungan terhadap layanan kereta api menuju kawasan JIS dan Ancol melalui stasiun baru yang terintegrasi dengan transportasi publik lainnya.
Selain itu, Menhub juga mendorong hadirnya kawasan TOD Stasiun Sudirman yang akan menghubungkan enam moda transportasi utama Jakarta dalam satu kawasan.
Keenam moda tersebut yakni KRL, LRT Jakarta, Kereta Bandara, LRT Jabodebek, MRT, dan TransJakarta.
Kehadiran simpul integrasi ini diharapkan memperkuat mobilitas warga Jakarta dan membuat perpindahan antarmoda menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien.
"Kami berharap Jakarta akan terkoneksi secara lebih luas lagi dengan adanya TOD Stasiun Sudirman ini. TOD ini akan menghubungkan semua moda transportasi utama di Jakarta sehingga masyarakat bisa mengakses seluruh wilayah DKI Jakarta dengan mudah," ujar Menhub Dudy.
Kemenhub juga memberi perhatian pada peningkatan elektrifikasi lintas Tanah Abang–Rangkasbitung yang saat ini menjadi salah satu koridor dengan penumpang padat.
Program ini disiapkan untuk menambah kapasitas layanan agar rangkaian kereta yang lebih panjang dapat segera dioperasikan demi mengurangi kepadatan dan memperbaiki headway. (Syam)