KM BIMA Mati Mesin di Perairan Onrust, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi.
Selasa, 13 Januari 2026, 11:52 WIB
KM BIMA Mati Mesin di Perairan Onrust, Seluruh Penumpang Berhasil Dievakuasi.
BISNISNEWS.id - Kapal KM Bima yang mengalami mati mesin di seputar Pulauan Onrust Kepulauan Seribu Selat, dengan 37 penumpang dan empat kru berhasil diselamatkan, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Metro Jaya.
KM.BIMA yang bertolak dari Pelabuhan Kali Adem menuju Pulau Tidung pada Senin, 12 Januari 2026, sekitar pukul 12.15 WIB yoba-tiba kapalnya mengalami mati mesin.
Berdasarkan informasi Ditpolairud Polda Metro Jaya, yang melakukan evakuasi para penumpang fan kru menyebutkan, kapal KM BIMA mengalami masalah pada bagian gearbox sehingga tidak dapat melanjutkan perjalanan.
Pihak Ditpolairud Polda Metro Jaya yang mengetahui adanya kapal mati mesin langsung berheeak xepat melakukan pertolongan dengan mengerahkan kapal patroli wilayah barat, yakni KP VII-3003, KP VII-2008, dan KP VII-2006 untuk melakukan pengecekan di lokasi sekaligus memberikan bantuan kepada kapal yang mengalami gangguan.
Dirpolairud Polda Metro Jaya Kombes Pol. Mustofa mengatakan, pihaknya juga segera berkoordinasi dengan Markas Polairud Kali Adem untuk mempercepat proses penanganan dan pengamanan di lokasi kejadian.
“Begitu menerima informasi adanya kapal penumpang yang mengalami gangguan mesin, personel Ditpolairud langsung kami kerahkan ke lokasi. Prioritas kami adalah keselamatan penumpang dan memastikan seluruh proses evakuasi berjalan aman,” jelasnya.
KM BIMA kemudian mendapatkan bantuan pengawalan dan penarikan oleh kapal KM Aquarius menuju Dermaga Kali Adem.
Proses penarikan dilakukan dengan pengawasan ketat hingga kapal sandar dengan aman.
Selain melakukan pengamanan, personel Ditpolairud juga membantu proses evakuasi penumpang serta melakukan pendataan sesuai manifest kapal.
Berdasarkan data yang dihimpun, KM BIMA membawa 37 orang penumpang dan 4 orang kru kapal, dan seluruhnya dalam kondisi selamat.
“Kami memastikan seluruh penumpang dan kru dalam keadaan aman. Tidak ada korban dalam peristiwa ini, dan kapal berhasil kami bawa kembali ke dermaga untuk penanganan lebih lanjut,” jelas Kombes Pol.Mustofa.
Ia menegaskan, kegiatan pencarian, pertolongan, evakuasi, dan pengawalan ini merupakan wujud respons cepat serta komitmen Ditpolairud Polda Metro Jaya dalam menjamin keselamatan pelayaran dan memberikan perlindungan kepada masyarakat pengguna transportasi laut.
“Ditpolairud akan terus siaga dan hadir di perairan untuk memastikan keamanan dan keselamatan pelayaran masyarakat,” pungkasnya. (Valen)