Ribuan Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek, Dirut Jasa Marga: Diskon Tarif Tol 30 Persen Berlaku Mulai Hari Ini
Minggu, 15 Maret 2026, 14:57 WIB
BISNISNEWS.id - Arus kendaraan para pemudik liburan panjang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 terus bergerak meninggalkan Jabodetabek, sejumlah ruas tol mulai dipadati kendaraan.
Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyampaikan arus lalu lintas meninggalkan Jabotabek pada H-10 s.d H-7 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 atau pada periode Rabu-Sabtu (11-14 Maret 2026) adalah sebanyak 650.213 kendaraan.
Angka tersebut merupakan angka kumulatif arus lalu lintas (lalin) dari empat Gerbang Tol (GT) Utama, yaitu GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), GT Kalihurip Utama (arah Bandung), GT Cikupa (arah Merak), dan GT Ciawi (arah Puncak).
Total volume lalin yang meninggalkan wilayah Jabotabek ini meningkat 7,1 persen jika dibandingkan dengan lalin normal (607.351 kendaraan).
Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jabotabek menuju ketiga arah yaitu mayoritas sebanyak 297.893 kendaraan (45,8%) menuju arah Timur (Trans Jawa dan Bandung), 210.397 kendaraan (32,4%) menuju arah Barat (Merak), dan 141.923 kendaraan (21,8%) menuju arah Selatan (Puncak).
Rivan menjelaskan bahwa pada H-7 libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/Lebaran 2026 (Sabtu, 14 Maret 2026) volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek melalui empat gerbang tol utama tercatat mencapai 190.643 kendaraan atau meningkat 12,8 persen dibandingkan lalin normal sebanyak 169.009 kendaraan.
"Secara khusus, kami juga mencatat arus lalu lintas menuju wilayah Timur pada Sabtu (14/03) mulai menunjukkan peningkatan yang signifikan. Kendaraan yang mengarah ke Trans Jawa tercatat mencapai 60.723 kendaraan atau naik 89,3% dari lalu lintas normal sebanyak 32.070 kendaraan," ujar Rivan.
Rivan juga mengingatkan masyarakat bahwa diskon tarif tol sebesar 30 persen mulai diberlakukan hari ini pada Minggu, 15 Maret 2026 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 16 Maret 2026 pukul 24.00 WIB (H-6 s.d H-5 Lebaran) atau selama dua hari pada periode arus mudik.
“Hari ini Jasa Marga mulai memberlakukan diskon tarif tol sebesar 30% sebagai upaya mendorong pengguna jalan melakukan perjalanan lebih awal sehingga dapat menghindari puncak arus mudik yang diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026. Kami juga mengimbau para pemudik untuk menghindari waktu-waktu perjalanan favorit, di antaranya yaitu setelah waktu berbuka puasa dan sahur. Gunakan aplikasi Travoy untuk merencanakan perjalanan dengan lebih baik, sehingga mendapatkan pengalamanan perjalanan yang aman dan nyaman,” kata Rivan.
Adapun program diskon tarif tol tersebut berlaku bagi pengguna jalan yang melakukan perjalanan menerus dengan menggunakan kartu uang elektronik di 9 ruas jalan tol yang dikelola Jasa Marga Group, yang tersebar di jaringan Trans Jawa, Trans Sumatra, serta wilayah Bandung–Cisumdawu. Pada jaringan Trans Jawa, diskon berlaku di ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek, Jalan Layang Mohammed Bin Zayed (MBZ), Jalan Tol Palimanan–Kanci, Jalan Tol Batang–Semarang, serta Jalan Tol Semarang Seksi ABC. Sementara itu pada jaringan Trans Sumatra, diskon berlaku di Jalan Tol Belawan–Medan–Tanjung Morawa (Belmera) dan Jalan Tol Medan–Kualanamu–Tebing Tinggi (MKTT). Kemudian pada wilayah Bandung–Cisumdawu, diskon diterapkan di Jalan Tol Cikampek–Purwakarta–Padalarang (Cipularang) dan Jalan Tol Padalarang–Cileunyi (Padaleunyi).
Tidak hanya itu, rekayasa lalu lintas pembatasan waktu operasional angkutan barang juga telah diterapkan pada ruas jalan tol Jasa Marga Group yang mulai diberlakukan Jumat, 13 Maret 2026 pukul 00.00 WIB s.d Minggu, 29 Maret 2026 pukul 24.00 WIB atas diskresi kepolisian.
Adapun rincian distribusi lalin sebagai berikut:
ARAH TIMUR (TRANS JAWA & BANDUNG)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dengan jumlah 168.863 kendaraan, meningkat sebesar 41,7 persen dari lalin normal.
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang, dengan jumlah 129.030 kendaraan, lebih rendah 4,7 persen dari lalin normal.
Total lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua GT tersebut adalah sebanyak 297.893 kendaraan, meningkat sebesar 17,0 persen dari lalin normal.
ARAH BARAT (MERAK)
Lalin meninggalkan Jabotabek menuju arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang-Merak adalah sebesar 210.397 kendaraan, meningkat 5,3 persen dari lalin normal.
ARAH SELATAN (PUNCAK)
Sementara itu, jumlah kendaraan yang meninggalkan Jabotabek menuju arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi sebanyak 141.923 kendaraan, lebih rendah 7,2 persen dari lalin normal.
(Mut/Syam)