Tiga WNI Korban TPPO Dipulangkan Dari Lybia, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

Selasa, 04 Agustus 2026, 18:59 WIB
Tiga WNI  Korban TPPO Dipulangkan Dari Lybia,  Polisi Tetapkan Dua Tersangka

BISNISNEWS.id - Tiga warga negara Indonesia, NAR, SS, dan NKR korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dari Libya berhasil dipulangkan ke Indonesia oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) dan Direktorat Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA & PPO) Polda Metro Jaya.

Pemulangan tiga  juga WNI korban TPPO ini juga melibatkan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI), Kementerian Luar Negeri, dan BP3MI Jawa Barat

Direktur Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang Polda Metro Jaya Kombes Pol. Dr. Rita Wulandari Wibowo, dalam keterangan pers, Selasa ( 4/8/2026) menjelaskan, pemulangan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan perlindungan kepada korban sekaligus memastikan proses penegakan hukum terhadap jaringan TPPO terus berjalan. 

Dijelaskan, ketiga korban diberangkatkan secara nonprosedural dan mengalami eksploitasi ekonomi. Setibanya di Indonesia, para korban langsung mendapatkan pemeriksaan kesehatan, asesmen psikologis, pendampingan hukum, serta ditempatkan sementara di rumah aman sebelum dipulangkan ke daerah asal. 

Polda Metro Jaya juga memastikan seluruh hak korban, termasuk pelindungan hukum dan pengajuan restitusi kepada pelaku, akan dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam perkara tersebut, penyidik telah menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni R dan DY. Keduanya diduga berperan dalam perekrutan, penampungan, pemberangkatan, serta memperoleh keuntungan dari pengiriman korban secara nonprosedural ke Libya. 

Penyidik masih terus mengembangkan perkara untuk mengungkap pihak lain maupun jaringan tindak pidana perdagangan orang yang diduga terlibat, baik di dalam maupun luar negeri.

Direktur Pengawasan, Pencegahan, dan Penindakan KP2MI Brigjen Pol. Guritno Wibowo mengapresiasi sinergi Polda Metro Jaya, Kementerian Luar Negeri, KBRI, BP3MI, dan seluruh pihak yang terlibat dalam proses penyelamatan serta pemulangan para korban.

"Kami memberikan jaminan agar para pekerja migran yang telah berada di Indonesia dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat dan berkumpul bersama keluarganya," kata Brigjen Pol. Guritno.

Pada kesempatan konferensi pers tersebut, Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya AKBP Onkoseno menegaskan komitmen Polda Metro Jaya untuk menuntaskan penanganan perkara sekaligus memastikan seluruh korban memperoleh perlindungan, pendampingan, dan pemulihan secara menyeluruh.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran bekerja di luar negeri melalui jalur nonprosedural. Pastikan terlebih dahulu legalitas perusahaan penempatan, dokumen keberangkatan, serta mekanisme penempatan yang sesuai ketentuan. Kewaspadaan masyarakat menjadi langkah penting untuk mencegah semakin banyak warga yang menjadi korban tindak pidana perdagangan orang," tutur AKBP Onkoseno. (Valen)

Populer Metropolitan

Berita Metropolitan

Kasus Curanmor di Wilayah Hukum Polda Metro Jaya Masih Tinggi

31/07/2026, 22:23 WIB

BISNISNEWS.id - Kasus kejahatan berupa  pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di wikayah hukum Polda Metro Jaya ternyata