Bakamla RI Garda Terdepan Pengamanan Laut, 274 Armada dan 1.500 Personil, Perlu Ditambah
Rabu, 07 Januari 2026, 16:32 WIB
BISNISNEWS.id - Kepala Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla mengatakan, sebagai garda terdepan pengamanan laut, saat ini posisinya belum ideal.
Dijelaskan armada yang yang dimiliki untuk melakukan operasi pengamanan wilayah perairan yang sedemikian luasnya hanya 274 unit dengan dukungan 1.500 personil.
Sebagai negara kepulauan yang jangkauannya cukup luas, jumlah personil tersebut masih jauh tertinggal dari negara tetangga.
Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr. mencontohkan, seperti Philipina yang negaranya jauh lebih kecil memiliki personil pengamanan laut sebanyak 30 ribu orang.
Selain itu juga masih adanya kekosongan hukum, terkait keamanan laut, yang diakui saat ini masih dalam proses pada program legislasi nasional (Proglenas) yaitu rencana prioritas penyusunan dan pembahasan RUU.
" Nantinya pemerintah akan punya undang undang keamanan laut yang saat ini Prolegnas-nya sudah masuk ke DPR RI," ungkap Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla pada awak media, usai mengikuti upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Bakamla RI ke-20 di halaman Mako Bakamla RI Jln Proklamasi Menteng Jakarta Pusat, Rabu (7/1/2026).
Kendati demikian, upaya melakukan pengamanan wilayah perairan terus ditingkatkan yang dalam implementasinya, telah terintegrasi pada 17 kementerian.
" Meskipun saat ini kondisinya belum ideal, tapi yang namanya keamanan dan keselamatan laut dan masyarakat harus terus ditingkatkan," tuturnya.
Selain itu bakamla setiap tahun menghitung index keamanan laut nasional yang kemudian di share secara nasional maupun international yang sumber datanya dari instansi terkait patroli maupun dengan keamanan maritim yang melibatkan seluruh unsur akademisi maupun lembaga terkait.
" Tahun ini nilainya 60 cukup baik," jelasnya.
Bakamla RI juga berharap dukungan semangat semua pihak untuk meningkatkan keamanan laut agar laut bisa memberi kepercayaan dan kenyamanan bagi pelaku bisnis dan pengguna laut .
".Bahwa laut Indonesia aman, nyaman untuk berusaha dan punya peluang yang besar," jelasnya.
Bakamla RI tetap menjadi leader dalam pelaksanaan patroli bersama menyelenggarakan keamanan keselamatan dan penegakan hukum dilaut dan berhasil melakukan penangkapan kapal yang melakukan pelanggaran perikanan pelayaran dan kepabeanan.
Terkait peringatan hari kadi ke 20 ini, Bakamla RI memanfaatkan momentum ini sebagai refleksi sekaligus peneguhan komitmen dalam menjaga keamanan dan keselamatan laut nasional.
Dalam amanatnya, Laksamana Madya TNI Dr. Irvansyah, S.H., M.Tr., Opsla menegaskan bahwa dua dekade perjalanan Bakamla RI bukan sekadar penanda usia, melainkan tonggak kedewasaan institusi dalam menjaga kedaulatan, keselamatan, dan kehormatan bangsa.
Ia mengungkapkan bahwa sejak berdiri, Bakamla RI telah dihadapkan pada berbagai tantangan kompleks, mulai dari pelanggaran hukum di laut, aktivitas ilegal lintas batas negara, hingga dinamika koordinasi antarinstansi maritim.
Namun, lanjutnya, soliditas, loyalitas, dan profesionalisme seluruh personel menjadi kekuatan utama dalam menjaga eksistensi dan kepercayaan publik.
“Bakamla RI bukan hanya hadir sebagai unsur patroli, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam membangun rasa aman di laut Indonesia,” tegasnya.
Bakamla RI berada pada babak baru pengabdian dengan mandat dan dukungan regulasi yang semakin kuat. Institusi ini terus bertransformasi menuju Indonesia Coast Guard yang profesional, modern, dan berkelas dunia.
Transformasi tersebut menuntut sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, cermat dalam pengambilan keputusan, serta berintegritas tinggi.
Kepala Bakamla RI juga menekankan pentingnya sinergi antarinstansi dan peran masyarakat maritim dalam menjaga keamanan laut nasional.
“Laut bukan sekadar ruang tugas, melainkan ruang pengabdian yang mencerminkan wajah Indonesia sebagai bangsa maritim yang kuat, bersatu, dan berdaulat,” tambahnya. (Valen/Syam)