Dirut Jasa Raharja: 20 Ribu Orang Meninggal Dunia Setiap Bulan Akibat Kecelakaan Transportasi
Rabu, 28 Oktober 2026, 16:32 WIB
BISNISNEWS.id - PT Jasa Raharja (Persero) mencatat selama periode Januari hingga September 2026 telah menyalurkan santunan kepada 129.443 korban kecelakaan, senilai Rp2,19 triliun.
Besaran nilai santunan selama sembilan bulan tersebut menunjukan, masih tingginya angka kecelakaan lalu lontas, di sektor darat laut dan kereta api.
Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaludin menyebutkan, berdasarkan data sepanjang periode Januari - September 2026 jumlah korban kasuis kecelakaan yang meninggal dunia sebanyak 20.836 orang.
" Jumlah kasus kecelakaan Masih sangat tinggi, dalam sembilan bulan, artinya setiap bulan itu lebih dari dua ribu orang meningeal dunia akibat kecelakaan," kata Awaluddin, Rabu (28/10/'2026) dalam diskusi bertajuk "Keselamatan dan Keamanan Transportasi Tanggung Jawab Bersama" di ruang media Kementerian Perhubungan, Jakarta.
Kata Awaludin, selama periode tersebut, korban luka-luka akibat kecelakaan transportasi mencapai 108.607 orang.
Disebutkan, dari total santunan senilai Rp2,19 triliun yang telah disalurkan kepada korban meninggal dunia masing-masing sebesar Rp 50 juta kepada ahli waris dan Rp20 juta untuk korban luka-luka.
Awaluddin menjelaskan total santuan senilai Rp2,19 triliun meliputi santuan untuk ahli waris korban meninggal dunia sebesar Rp1,10 triliun dan korban luka-luka sebesar Rp1,09 triliun.
Jasa Raharja, ungkap Awaludin terus memperluas perannya dalam mendukung keselamatan transportasi nasional. " Kami tidak lagi hanya fokus pada penyaluran melainkan juga bergerak menuju peran yang lebih luas sebagai protection provider," jelas Awaludin.
Setidaknya, ungkap Awaludin, berusaha untuk menurunkan fatalitas terhadap korban kasus kecelakaan lalu lintas.
Awaluddin mengapresiasi langkah tegas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terhadap kendaraan ODOL. Namun, lanjut dia, upaya membangun ekosistem keselamatan transportasi memerlukan dukungan lebih luas, termasuk kesadaran masyarakat.
Awaluddin menyampaikan tingkat kepatuhan bertransportasi masyarakat dalam Januari-September 2026 baru di angka 49,25 persen dari 116 juta wajib pajak pemilih kendaraan bermotor. Awaluddin menyampaikan Jasa Raharja berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran masyarakat terkait keselamatan transportasi. (Syam)