Kawal Ruang Udara, Ditjen Hubud Terjunkan Tim Inspeksi ke Bali, Citilink dan Garuda Jadi Sampling
Kamis, 19 Maret 2026, 13:26 WIB
BISNISNEWS.id - Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS) Jadi Salah Satu Rute Favorit Libur Lebaran 2026, masyarakat memanfaatkan momen libur oanjang ibu untuk berlibur, salah satunya Bali.
Berdasarkan laporan posko Angkutan Lebaran 2026 Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, secara kumulatif (13 Mar 2026 s.d 17 Mar 2026) pergerakan pesawat sebanyak 1.842 pesawat atau lebih tinggi 8,36 persen dari tahun sebelumnya.
Sedangkan pergerakan penumpang kumulatif pada rentang waktu yang sama sebanyak 306.749 penumpang, lebih tinggi 3,03 persen dari tahun sebelumnya.
Data ini menunjukkan Bali (DPS) menjadi salah satu kota tujuan favorit masyarakat yang hendak berlibur pada Lebaran 2026 khususnya yang menggunakan pesawat.
Terkait aspek keselamatan dan kenyamanan, Direktorat Jenderal Perhubungan Udara terjunkan tim melakukan pengawasan dan pemeriksaan yang dilakukan Inspektur Angkutan Udara.
Kepala Kantor Otoritas Bandar Udara (Otban) Wilayah IV Bali dijabat oleh Bapak Cecep Kurniawan menyebutkan, kegiatan pemeriksaan dan pengawasan itu meliputi Persetujuan Terbang (Flight Approval), Standar Pelayanan Minimal Penumpang Angkutan Udara, serta Penanganan Keterlambatan (Delay Management) dan Pembatalan Penerbangan dengan sampling pengawasan yakni PT Garuda Indonesia dan PT Citilink Indonesia.
Pada aspek Standar Pelayanan Minimal Penumpang, pengawasan dilakukan untuk memastikan maskapai memenuhi hak-hak penumpang melalui penyediaan informasi yang jelas, akurat, dan tepat waktu, ketersediaan petugas layanan, serta kesiapan fasilitas dan prosedur pelayanan bagi penumpang selama proses keberangkatan hingga kedatangan.
Dengan dilaksanakannya pengawasan angkutan udara, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai semakin siap melayani Angkutan Lebaran 2026.
“Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah IV Bali akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait lainnya seperti TNI, Polri, AirNav Indonesia, Kantor Imigrasi, Operator Bandar Udara dan Badan Usaha Angkutan Udara untuk terus memastikan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan operasional penerbangan di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai selama periode Angkutan Lebaran 2026,” tutur Cecep. (Syam)