Maskapai Garuda Terbangkan Bantuan Kemanusiaan ke Myanmar
Jumat, 04 April 2025, 14:53 WIB
BISNISNEWS.id - Maskapai penerbangan nasional Garuda Indonesia terbangkan bantuan kemanusiaan pemerintah Indonesia untuk para korban gempa Myanmar.
Penerbangan bantuan kemanusiaan itu secara resmi telah dilepas oleh Menteri Luar Negeri RI, Sugiono fari Bandar Halim Perdanakusuma Jakarta, Kamis (3/4/2025) yang disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno, Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Kepala Basarnas Marsekal Muda TNI Mohammad Syafii, Kepala BAZNAS Noor Achmad, dan sejumlah pemangku kepentingan lainnya.
Dukungan tersebut kali ini direpresentasikan melalui pengoperasian penerbangan kemanusiaan yang mengangkut 7,6 ton bantuan peralatan kesehatan dan logistik yang dihimpun dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Pertanian, BAZNAS, Palang Merah Indonesia, TNI, Basarnas dan lembaga lainnya, serta 64 personel tim Emergency Medical Team (EMT) sebagai upaya penanggulangan bencana gempa bumi di Myanmar.
Adapun penerbangan kemanusiaan tersebut dioperasikan Garuda Indonesia pada Kamis (3/4) dengan menggunakan armada pesawat narrow body Boeing 737-800NG. Penerbangan kemanusiaan tersebut secara resmi dioperasikan melalui nomor penerbangan GA 8560 yang diberangkatkan dari Bandara Internasional Halim Perdanakusuma Jakarta pada pukul 09.00 WIB dan direncanakan tiba di Bandara Internasional Naypyidaw sebagai titik pelaksanaan misi pada pukul 12.50 LT. Pesawat kemudian kembali ke Jakarta keesokan harinya dengan nomor penerbangan GA 8590 melalui Bandara Internasional Yangon.
Direktur Utama Garuda Indonesia, Wamildan Tsani mengungkapkan bahwa pengoperasian penerbangan kemanusiaan tersebut menjadi wujud komitmen Garuda Indonesia sebagai national flag carrier dalam mendukung peran Pemerintah Republik Indonesia sebagai garda terdepan dalam menunjukkan aksi nyata dan solidaritas atas kepada negara tetangga yang terdampak bencana alam.
“Melalui kesempatan ini, kami ingin mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang senantiasa diberikan oleh Pemerintah RI kepada Garuda Indonesia dalam mendukung berbagai misi kemanusiaan, serta menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang turut serta dalam menyukseskan kolaborasi ini sehingga pengoperasian penerbangan kemanusiaan menuju Myanmar dapat terealisasi secara optimal,” ungkap Wamildan.
“Di sisi lain, pengoperasian penerbangan kemanusiaan ini tentunya memiliki makna tersendiri bagi Garuda Indonesia dalam menegaskan dukungannya terhadap berbagai program Pemerintah Republik Indonesia khususnya dalam misi strategis menyuarakan solidaritas dan kepedulian antar negara di forum global,” lanjut Wamildan.
Lebih lanjut, Menteri Luar Negeri RI, Sugiono menyampaikan bahwa pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas masyarakat Indonesia kepada warga Myanmar.
"Kami berharap bantuan yang dikirimkan ini, termasuk obat-obatan, alat sanitasi, dan kebutuhan pokok, dapat meringankan penderitaan masyarakat Myanmar yang terdampak gempa," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto menjelaskan bahwa BNPB telah memberangkatkan tim khusus yang tergabung bersama TNI, Basarnas, Baznas, dan berbagai kementerian terkait untuk mendukung proses evakuasi para korban dalam bencana tersebut.
“Kami bergerak atas permintaan dari Pemerintah Myanmar yang sudah mengirimkan permintaan bantuan melalui Kementerian Luar Negeri. Melalui dukungan ketersediaan personel, peralatan kesehatan, maupun logistik, Indonesia sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dapat menegaskan kontribusinya untuk membantu masyarakat Myanmar yang terdampak bencana,” jelas Suharyanto. (valen)