Puncak Arus Mudik, Volume Lalin Didominasi Kendaraan Menuju GT Cileunyi dan GT Ciawi
Kamis, 19 Maret 2026, 12:36 WIB
BISNISNEWS.id - Kepadatan di sejumlah jalur utama mudik lebaran 1447 H/2026, yang terpantau sejak H-3 hingga H-2 padat tapi lancar, arus kendaraan terus bergerak kendati volume lalu lintas meningkat.
Sejumlah pejabat terkait turun kangsung ke lapangan, seperti Menteri Perhubungan Dudy Purwagandi bersama aparat kepolisian.
Berdasarkan data Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division (JMT), volume lalu lintas di Ruas Tol wilayah Jabodetabek dan Jawa Barat, masih cukup terkendali.
Berikut Data Distribusi Lalin Pemudik:
A. Lalu Lintas Jabodetabek
Volume lalu lintas yang meninggalkan Jabodetabek menuju Merak dan menuju Puncak Bogor sekitarnya yang terdistribusi melaui Gerbang Tol (GT) Cikupa dan GT Ciawi 1 Total tercatat sebanyak 94.561 kendaraan atau naik sebanyak 16,54 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 81.140 kendaraan transaksi
dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cikupa
Volume lalu lintas transaksi di GT Cikupa arah Merak mengalami kenaikan, tercatat sebanyak 49.913 kendaraan melintas atau meningkat sebanyak 4,32 persen terhadap lalu lintas transaksi normal sebanyak 47.847 kendaraan.
2. GT Ciawi 1
Peningkatan volume lalu lintas transaksi di GT Ciawi 1 arah Puncak Bogor tercatat sebanyak 44.648 kendaraan, jumlah ini naik sebanyak 34,11 persen terhadap lalu lintas transaksi normal yaitu sebanyak 33.293 kendaraan.
B. Lalu Lintas Jawa Barat
Sementara itu di wilayah Jawa Barat, belum terjadi peningkatan volume lalu lintas menuju Bandung atau Rancaekek sekitarnya, tercatat total sebanyak 76.460 kendaraan melintas, atau naik sebesar 15,26 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 66.336 kendaraan.
Sedangkan volume lalu lintas meninggalkan Bandung dan Rancaekek menuju Jakarta melalui gerbang tol yang sama, tercatat volume lalu lintas sebanyak 56.257 kendaraan melintas, atau lebih rendah 2,16 persen dibanding volume lalu lintas transaksi normal yaitu 57.499 kendaraan, lalu lintas terdistribusi melalui dua Gerbang Tol dengan rincian sebagai berikut:
1. GT Cileunyi Jalan Tol Padaleunyi
Terpantau sebanyak 44.852 kendaraan melaju menuju wilayah Rancaekek, Garut dan sekitarnya melalui GT Cileunyi. Volume lalu lintas transaksi di GT tersebut naik sebesar 37,87 persen dari lalin normal yaitu sebanyak 32.533 kendaraan.
Sedangkan Volume lalu lintas transaksi kembali yang menuju Jakarta melalui GT Cileunyi tercatat sebanyak 29.584 kendaraan atau naik sebesar 2,96 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 28.734 kendaraan.
2. GT Pasteur Jalan Tol Padaleunyi
Sementara itu, volume lalu lintas transaksi yang menuju Kota Bandung melalui GT Pasteur tercatat sebanyak 31.608 kendaraan atau lebih rendah 6,49 persen dibanding lalu lintas normal sebanyak 33.803 kendaraan dan volume lalu lintas transaksi GT Pasteur (masuk) meninggalkan Kota Bandung menuju Jakarta tercatat 26.673 kendaraan atau lebih rendah 7,27 persen dari lalin normal sebanyak 28.765 kendaraan.
Volume kendaraan di wilayah Bandung dan Jabodetabek diprediksi masih akan meningkat pada hari H Idulfitri 1447 H sebagai lalu lintas wisata dan silaturahmi.
Diimbau kepada masyarakat agar mempersiapkan diri sebelum melakukan perjalanan dengan memastikan kondisi kendaraan siap jalan, kondisi pengemudi yang prima, memperhatikan kecukupan BBM dan saldo e-toll untuk kenyamanan perjalanan.
Jasa Marga juga mengimbau kepada pengguna jalan hanya menggunakan satu kartu elektronik yang sama untuk pembayaran di jalan tol dengan sistem transaksi tertutup seperti Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi serta Jalan Tol JORR II, kartu elektronik yang sama untuk bertransaksi ketika tapping di gerbang tol masuk dan juga untuk tapping di gerbang tol keluar. (Mut)