Abu Vulkanik Anak Gunung Krakatau Bandara Soekarno-Hatta Sempat Ditutup
Minggu, 06 September 2026, 05:58 WIB
BISNISNEWS.id - Dampak erupsiDampak anak Gunung Krakatau, operasional penerbangan sipil di bandara Internasional Soekarno-Hatta sempat mengalami penutupan sementara, sekitar 01.30 - 05.30 WIB akibat debu vulkanik.
Penutupan sementara itu dilakukan berdasarkan NOTAM A3341/26, sebagai tindak lanjut hasil paper tes yang menunjukkan hasil positif adanya indikasi sebaran abu vulkanik di Bandara Soekarno-Hatta.
Sebagai pengelola bandara, PT Angkasa Pura Indonesia (Persero) atau InJourney Airports mengikuti prosedur keselamatan dan mengimbau kepada calon penumpang pesawat untuk memperhatikan informasi jadwal penerbangan terbaru dari maskapai.
Total terdapat 33 penerbangan terdampak di Bandara Soekarno-Hatta.
Di rute internasional terdapat 16 pembatalan, 7 penundaan, dan 5 penjadwalan kembali.
Sementara pada rute domestik terdapat 4 pembatalan dan 1 dialihkan ke bandara lain.
Status Aerodrome Closed karena indikasi sebaran abu vulkanik saat ini juga ditetapkan di Bandara Radin Inten II Lampung pada pukul 07.00 - 08.00 WIB.
Terdapat tiga penerbangan domestik rute dari dan ke Jakarta terdampak sejalan dengan status ini.
Menyusul kondisi terkini, InJourney Airports sudah mengaktifkan prosedur penanganan penumpang terdampak melalui Service Recovery Activation (SRA) di Bandara Soekarno-Hatta.
Termasuk dalam SRA ini adalah penyediaan makanan dan minuman ringan bagi penumpang pesawat terdampak, bus untuk mengantar penumpang terdampak menuju hotel melalui koordinasi dengan maskapai penerbangan, dan penyiapan beberapa area khusus di terminal bagi penumpang terdampak.
Di bandara-bandara lainnya SRA juga akan dijalankan bagi penumpang yang terdampak efek berantai dari status Aerodrome Closed di Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Radin Inten II Lampung. (Syam)