Bangkai KMP Sukamandi Tenggelam Dalam Proses Pendinginan, ASDP Siapkan Tim Salvage Mengangkat Kapal
Kamis, 22 Oktober 2026, 12:08 WIB
BISNISNEWS.id - Bangkai kapal KMP Sukamandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) yang terbakar di perairan Merak akhirnya tenggelam pada Rabu (21/10/2026) malam, dalan proses pendinginan, usai dilakukan pemadaman.
Dalam pengamanan lokasi, tim terkait telah memasang buoy atau pelampung penanda di sekitar area kapal yang tenggelam, yang sebelumnya juga telah dipasang oil boom, untuk meminimalisir pencemaran lingkungan akibat tumpahan minyak.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengamanan untuk membantu mengidentifikasi lokasi kapal dan meminimalkan potensi risiko bagi aktivitas pelayaran di sekitarnya.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan bahwa perusahaan bergerak cepat mengoordinasikan langkah penanganan KMP Batumandi bersama instansi berwenang dan pihak terkait.
Upaya ini, ungkapnya, untuk memastikan setiap tahapan penanganan dapat segera dipersiapkan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
“Sejak insiden terjadi, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat langkah penanganan KMP Batumandi. Fokus kami adalah memastikan pengamanan lokasi, penanganan dampak insiden, serta persiapan penanganan kapal berjalan secara terkoordinasi dan sesuai prosedur. Kami memastikan setiap langkah dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran,” ujar Heru.
Untuk penanganan kapal, ASDP juga mempersiapkan tahapan lanjutan melalui operasi salvage.
Tim salvage dijadwalkan tiba di Merak pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 10.00 WIB untuk mendukung persiapan teknis penanganan kapal.
KMP Batumandi akan dikondisikan kembali ke posisi normal sebelum dipindahkan ke galangan kapal.
Pelaksanaan proses tersebut akan mempertimbangkan kondisi kapal, karakteristik perairan, serta aspek keselamatan dan keamanan di sekitar lokasi.
Heru menegaskan bahwa setiap tahapan penanganan memerlukan perencanaan yang matang dan koordinasi erat dengan seluruh pihak terkait.
“Kami memahami pentingnya penanganan yang terukur dalam situasi ini. Karena itu, ASDP terus berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses penanganan hingga pemindahan kapal ke galangan. Kami berkomitmen memastikan seluruh tahapan berjalan secara bertanggung jawab, dengan keselamatan dan keamanan sebagai pertimbangan utama,” tambah Heru.
Dengan koordinasi yang berkelanjutan, ASDP akan terus memantau perkembangan penanganan KMP Batumandi dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan penanganan pascainsiden berjalan optimal sekaligus mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penyeberangan pelabuhan. (Syam)