Cuaca Ekstrem JTT Intensifkan Pemeliharaan Ruas Tol Jakarta–Cikampek
Senin, 26 Januari 2026, 22:37 WIB
BISNISNEWS.id - Menghadapi cuaca ekstrem dengan intensitas curah hujan tinggi sepanjang Januari 2026, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) lakukan percepatan pemeliharaan guna menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.
JTT mencermati bahwa intensitas curah hujan yang terjadi secara berkelanjutan berpotensi memengaruhi kondisi perkerasan jalan.
Air hujan dapat masuk ke pori-pori lapisan aspal (water penetration) sehingga melemahkan ikatan antar material perkerasan (stripping).
Kondisi tersebut, apabila dikombinasikan dengan beban lalu lintas yang tinggi, dapat mempercepat timbulnya kerusakan permukaan jalan. Oleh karena itu, JTT terus melakukan pemantauan secara intensif serta penanganan cepat pada titik-titik yang berpotensi mengalami penurunan kualitas perkerasan.
Sebagai bentuk kesiapsiagaan operasional, JTT menyiagakan 12 tim pekerja yang terdiri dari enam tim di jalur A (arah Cikampek) dan enam tim di jalur B (arah Jakarta).
Seluruh tim bersiaga selama 24 jam untuk melakukan pemantauan dan penanganan cepat di lapangan guna menjaga keselamatan serta kelancaran lalu lintas pengguna jalan.
Sebagai wujud nyata dari kesiapsiagaan tersebut, JTT secara intensif melaksanakan pekerjaan pemeliharaan jalan di berbagai titik Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.
Pada 24 Januari 2026, kegiatan perbaikan dilakukan secara bertahap di jalur arah Cikampek pada rentang KM 6+700 s.d. KM 62+500 serta di jalur arah Jakarta pada rentang KM 19+050 sampai KM 71+500 sebagai langkah antisipatif dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol di tengah tingginya curah hujan.
Rangkaian pemeliharaan tersebut mencakup penanganan kerusakan perkerasan secara cepat dan terukur pada titik-titik yang terdampak kondisi cuaca ekstrem.
JTT juga melakukan pemeliharaan dan optimalisasi sistem drainase di sepanjang Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek. Kegiatan ini meliputi pekerjaan normalisasi saluran drainase di beberapa titik, yakni KM 9 B, KM 31, KM 32 A, dan KM 34 B, melalui pembersihan saluran, pengangkatan sedimentasi, serta memastikan aliran air berfungsi optimal guna mencegah terjadinya genangan di badan jalan, khususnya pada periode curah hujan tinggi.
VP Corporate Secretary & Legal JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa pemeliharaan jalan tol di tengah cuaca ekstrem merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menempatkan keselamatan pengguna jalan sebagai prioritas utama.
“Pemeliharaan yang kami lakukan tidak hanya berfokus pada perbaikan perkerasan dan sistem drainase, tetapi juga didukung oleh upaya preventif melalui pemantauan beban kendaraan menggunakan teknologi Weight In Motion (WIM) yang dikembangkan secara bertahap di ruas-ruas strategis. Langkah ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan kualitas infrastruktur jalan tol dan menghadirkan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal bagi pengguna Jalan Tol Jakarta–Cikampek,” ujar Ria.
Sebagai bagian dari upaya memastikan informasi tersampaikan dengan baik kepada publik, JTT juga secara aktif menyebarkan pemberitahuan pekerjaan melalui spanduk imbauan di sekitar lokasi pekerjaan serta Dynamic Message Sign (DMS) di kedua arah Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek.
“Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pemeliharaan berlangsung. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengatur waktu perjalanan, memastikan kendaraan dalam kondisi prima, serta selalu mematuhi rambu dan arahan petugas di lapangan,” lanjut Ria.
Dengan mempertimbangkan potensi curah hujan tinggi yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu, JTT menegaskan bahwa kegiatan pemantauan dan pemeliharaan jalan tol akan terus dilaksanakan secara berkelanjutan.
JTT berkomitmen untuk terus memperkuat kesiapsiagaan operasional guna memastikan kualitas infrastruktur tetap terjaga dan perjalanan pengguna jalan berlangsung aman dan nyaman.
(Mut/Syam)