INSA Bawa Suara Pelayaran Indonesia di Panggung Maritim Internasional
Jumat, 27 Maret 2026, 16:20 WIB
Kehadiran INSA di ajang APM 2026 untuk membangun komunikasi, serta memperkuat posisi pelayaran Indonesia di tengah dinamika industri maritim global yang semakin kompetitif.
BISNISNEWS.id - Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) hadir pada forum Asia Pacific Maritime (APM) 2026 di Marina Bay Sands, Singapura.
Forum APM 2026 yang bertema “Future of Vessels: Solutions for Tomorrow” ini untuk menangkap arah transformasi industry masa depan, sekaligus membuka peluang kolaborasi dengan pelaku maritim global.
Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto mengatakan, kehadiran INSA di ajang APM 2026 untuk membangun komunikasi, serta memperkuat posisi pelayaran Indonesia di tengah dinamika industri maritim global yang semakin kompetitif.
Sebagai asosiasi yang menaungi lebih dari 800 perusahaan pelayaran nasional dengan armada kapal niaga nasional yang beragam usia, kata Carmelita, INSA memandang partisipasi ini dapat menjadi referensi bagi pelaku usaha pelayaran nasional dalam merespons tuntutan transformasi industri di sektor maritim.
"Forum seperti ini penting tidak hanya untuk membangun jejaring, tetapi juga untuk meningkatkan wawasan dan mencari peluang yang dapat memperkuat daya saing industri maritim nasional di kancah global,” kata Carmelita melalui siaran persnya, Jumat (27/3/2026).
APM 2026 diikuti oleh lebih dari 20.000 peserta dari berbagai negara. Hal ini menjadikannya salah satu forum maritim terbesar di kawasan Asia Pasifik. Delegasi INSA yang dipimpin oleh Ketua Umum DPP INSA Carmelita Hartoto hadir dengan kekuatan sekitar 60 orang, terdiri dari pengurus INSA dan pelaku industri pelayaran nasional.
Selama tiga hari ajang APM 2026 ini, delegasi INSA juga mengikuti berbagai agenda, seperti kunjungan ke paviliun negara-negara sahabat peserta untuk mempelajari inovasi yang dikembangkan di masing-masing negara.
Adapun, paviliun INSA juga dimanfaatkan sebagai ruang komunikasi antara anggota dan berbagai pemangku kepentingan nasional maupun internasional. Sejumlah tamu kehormatan hadir mengunjungi paviliun INSA, di antaranya Duta Besar RI untuk Singapura Bapak Hotmangaradja Pandjaitan dan CEO Maritime and Port Authority (MPA) of Singapore Mr. Ang Wee Keong.
Selain itu, Sekretaris Jenderal FASA Mr. Loh Chun How, Ketua SSA Mr. Teo Teng Seng, Ketua MASA Mr. Safwan Othman, serta Sekretaris Jenderal ASA turut hadir dan berinteraksi langsung di paviliun INSA. Pertemuan ini dimanfaatkan untuk bertukar pandangan mengenai dinamika industri pelayaran di tengah kondisi global saat ini, sekaligus memperkuat dukungan dan kolaborasi antar asosiasi pelayaran di kawasan.
Delegasi INSA juga mendapatkan undangan khusus untuk mengunjungi fasilitas galangan kapal PaxOcean di Singapura yang baru saja mengoperasikan fasilitas terbarunya. Kunjungan ini memberikan gambaran langsung mengenai pengembangan teknologi pembangunan dan reparasi kapal terkini.
Keterlibatan INSA juga semakin tercermin dalam sesi panel diskusi APM 2026. Di kesempatan itu, Ketua Pokja Bidang Dekarbonisasi DPP INSA Ghanny Zeng menjadi salah satu panelis dalam diskusi bertajuk “What Will Unlock Capital for Shipowners in 2026?”.
Dalam kesempatan ini, INSA juga menawarkan kerja sama kepada pelaku industry regional global dalam penyelenggaraan Indonesia Maritime Week yang rencananya akan digelar pada 2027 di Indonesia.
Berangkat dari kesuksesan IMW 2025, ajang ini diharapkan dapat menjadi ruang pertukaran gagasan dan peluang bisnis bagi pengembangan sektor maritim nasional, regional dan global.(Mut)