JTT Lanjutkan Perbaikan Jalan Tol Jakarta Cikampek, Kendaraan Rusak Akibat Lubang Akan Diganti
Senin, 02 Februari 2026, 18:15 WIB
BISNISNEWS.id – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) terus melanjutkan perbaikan sejumlah titik lokasi di ruas Tol Jakarta - Cikampek yang mengalami kerusakan akibat cuaca buruk berupa hujan dengan intensitas tinggi.
Pengelola tol juga menjanjikan, akan memberikan oenggantian kerusakan kendataan bila terbukti, kerusakan tersebut akibat langsung dari kerusakan jalan.
Pergantian kerugia. tersebut merupakan bentuk perlindungan dan tanggungjawab pengelola kepada pengguna jalan.
Di tengah curah hujan yang masih cukup tinggi, JTT memastikan bahwa upaya perbaikan tetap dilakukan tanpa menghentikan operasional jalan tol yang setiap harinya menjadi jalur utama mobilitas masyarakat.
Kondisi cuaca dengan intensitas hujan yang tinggi memang berdampak pada perkerasan jalan di beberapa titik. Namun demikian, JTT menegaskan bahwa kondisi tersebut tidak menjadi alasan untuk menunda penanganan. Perbaikan dilakukan secara bertahap, terukur, dan dengan pengaturan lalu lintas yang ketat agar jalan tol tetap dapat dilalui dengan aman.
JTT dapam keterangannya menjelaskan, pada Sabtu, 31 Januari 2026, telah melaksanakan pekerjaan penanganan jalan pada 128 titik di Jalur A arah Cikampek dengan cakupan KM 28+800 hingga KM 63+580, serta 112 titik di Jalur B arah Jakarta dengan cakupan KM 73+750 hingga KM 11+650.
Selanjutnya, pada Minggu, 1 Februari 2026, JTT kembali melakukan penanganan pada 204 titik di Jalur A dengan cakupan KM 02+250 hingga KM 46+250, serta 154 titik di Jalur B arah Jakarta dengan cakupan KM 57+550 hingga KM 07+200.
Seluruh titik yang telah diperbaiki tetap berada dalam pemantauan intensif melalui inspeksi lapangan rutin guna memastikan kondisi jalan tetap laik dan aman dilintasi.
Pada hari ini, Senin 2 Februari 2026 JTT kembali melanjutkan pekerjaan patching pada 47 titik di Jalur A arah Cikampek (KM 24+000 hingga KM 66+570) dan 40 titik di Jalur B arah Jakarta (KM 44+700 hingga KM 02+700).
Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan pengamanan sesuai standar operasional serta pengaturan lalu lintas yang terkoordinasi untuk meminimalkan dampak terhadap kelancaran perjalanan pengguna jalan.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT JTT, Ria Marlinda Paallo, menyampaikan bahwa JTT memahami kekhawatiran dan ketidaknyamanan yang dirasakan pengguna jalan.
Karenanya, selain melakukan perbaikan, JTT juga menyiagakan personel operasional di lapangan selama 24 jam untuk memastikan respons cepat jika ditemukan kondisi jalan yang memerlukan penanganan lanjutan.
“Perbaikan tetap kami lakukan meskipun dihadapkan pada tantangan cuaca dan lalu lintas yang padat. Jalan tol harus tetap beroperasi, dan di saat yang sama keselamatan pengguna jalan tidak boleh dikompromikan. Inilah keseimbangan yang terus kami jaga,” ujar Ria.
Ria menambahkan bahwa strategi operasional terus disesuaikan dengan kondisi di lapangan. “Kami berupaya agar pekerjaan perbaikan dapat dilakukan seefektif mungkin, dengan dampak sekecil mungkin terhadap arus lalu lintas, tanpa mengurangi kualitas hasil pekerjaan dan aspek keselamatan,” jelasnya.
JTT menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna jalan atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama proses pekerjaan berlangsung. JTT mengimbau pengguna jalan untuk selalu berhati-hati, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu dan arahan petugas, khususnya saat melintasi area pekerjaan dan pada kondisi cuaca hujan. JTT juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam menyampaikan laporan dan informasi kondisi jalan. Masukan tersebut menjadi bagian penting dalam membantu percepatan penanganan dan peningkatan kualitas layanan secara berkelanjutan.
,JTT menyampaikan bahwa penggantian kerugian dapat dilakukan apabila kerusakan kendaraan terbukti disebabkan oleh kondisi jalan tol dan seluruh prosedur serta ketentuan yang berlaku telah dipenuhi. (Mut/Syam)