Lolos Uji Sandar, Pelabuhan Panarukan Siap Dioperasikan
Jumat, 30 Januari 2026, 09:57 WIB
BISNISNEWS.id - Dermaga Pelabuhan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur lolos uji sandar kapal dan pelabuhan tersebut siap dioperasikan.
Uji sandar kapal yang berlangsung pada Kamis (29/1/2026) merupakan tahapan akhir sebelum pelabuhan tersebut dioperasikan.
Selain itu, uji sandar kapal di dermaga merupakan bagian dari rangkaian kelancaran proses bongkar muat dan pelayanan kepada pengguna jasa.
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Panarukan, Herland Aprilyanto, menyampaikan, uji sandar ini merupakan bagian penting dalam menjamin aspek teknis dan keselamatan pelayaran.
Uji sandar menggunakan kapal T.B. Medelin Delta dan T.B. Meiden Lucky milik PT. Pertamina Port & Logistics. " Melakukan olah gerak sandar dan lepas untuk menguji kondisi konstruksi dermaga, sistem tambat, kekuatan fender, serta konektivitas dengan fasilitas darat,” ujar Herland.
Selama proses berlangsung, kedua kapal berhasil melaksanakan manuver dengan aman dan lancar sesuai dengan standar operasional prosedur.
Pelabuhan Panarukan memiliki dimensi dermaga sepanjang 177,5 meter dengan lebar 10 meter, trestle sepanjang 452 meter dengan lebar 7 meter, serta causeway sepanjang 925 meter.
Pembangunan awal pelabuhan dimulai pada tahun 2008 dan dikembangkan pada tahun 2011–2012, dengan penambahan kantor pelabuhan pada tahun 2019.
Pada Tahun 2024, dilaksanakan Rehabilitasi Dermaga segmen I (70 m x 10 m) dengan anggaran PNBP.
Sedangkan, untuk Tahun Anggaran 2025, dilaksanakan Rehabilitasi segmen Dermaga 2 (±107,5 x 10 m²) dengan anggaran SBSN.
Rantai Pasok
Kepala KSOP Panarukan, Herland, menambahkan, keberhasilan uji sandar ini diharapkan dapat memperkuat peran Pelabuhan Panarukan dalam mendukung distribusi logistik, memperlancar mobilitas penumpang, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan konektivitas wilayah di Jawa Timur.
“Dengan kesiapan infrastruktur yang andal, Pelabuhan Panarukan kami dorong menjadi simpul transportasi laut yang mampu meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat dan memperkuat rantai pasok di kawasan pesisir Jawa Timur,” tuturnya.
Seiring dengan peningkatan kapasitas dan kesiapan operasional dermaga, pihaknya mengungkapkan bahwa aktivitas kepelabuhanan di Panarukan diproyeksikan akan semakin padat.
Frekuensi kedatangan kapal, termasuk dengan kapal kapal di kapasitas 1000DWT, serta arus barang diperkirakan meningkat signifikan. (Syam)